Informasi Lagu
201
Nomor
Kode
NP 201
Buku
Nyanyian Pujian
Metronom
0
Pencipta Lagu
William H. Doane
Pencipta Syair
Katherine Hankey
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 3 bait
Critakan kisah lama hal ihwal surga trang, Hal Yesus yang mulia, Penuh kasih sayang; Critakan agar aku mudah memahami, Sebab aku berdosa, lemah serta letih. Critakan kisah lama, Critakan kisah lama, Critakan kisah Yesus dan kasih sayangNya.
Critakan penebusan: Jelaskan padaku Caranya darah Yesus menghapus dosaku; Critakan acapkali agar kuingat trus Keajaiban kasihNya, Yang murni dan tulus.
Critakan kisah lama dan janganlah jemu, Agar hal duniawi takkan mengikatku; Dan bila trang surgawi menyingsing bagiku, Critakan kisah lama, Hal Juru Slamatku.
Partitur / Not
Partitur Chord NP 201
Sejarah Lagu
Lagu **"Tell Me the Old, Old Story"** (C’ritakan Kisah Lama) adalah salah satu lagu himne paling dicintai dalam sejarah kekristenan. Di balik melodi yang menenangkan dan liriknya yang menyentuh, terdapat kisah tentang seorang wanita muda yang memiliki dedikasi luar biasa untuk misi penginjilan.

Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan lagu ini:

### 1. Penulis Lirik: Katherine Hankey (1834–1911)
Katherine Hankey, yang akrab disapa "Kate", adalah putri seorang bankir kaya di London. Meskipun berasal dari keluarga berada, ia sangat aktif dalam pelayanan sosial dan penginjilan.

Pada tahun 1867, ketika ia berusia 33 tahun, Kate jatuh sakit parah. Selama masa pemulihan yang panjang, ia harus beristirahat total dan tidak bisa melakukan aktivitas fisiknya yang biasa. Dalam masa isolasi karena sakit itulah, ia menulis sebuah puisi panjang yang berjudul *"The Old, Old Story"*.

Puisi tersebut ditulis dalam dua bagian:
* **Bagian pertama (Januari 1866):** Berjudul *"The Story Wanted"* (Kisah yang Dibutuhkan), yang menggambarkan kerinduan akan cerita Injil.
* **Bagian kedua (November 1866):** Berjudul *"The Story Told"* (Kisah yang Diceritakan), yang merupakan jawaban atas kerinduan tersebut.

Puisi ini sebenarnya adalah sebuah refleksi pribadi bagi Kate. Ia menulisnya dengan gaya yang sederhana agar mudah dipahami, bahkan oleh anak-anak atau orang yang belum pernah mendengar Injil.

### 2. Komposer: William Howard Doane (1832–1915)
Naskah puisi Kate Hankey kemudian ditemukan oleh William Howard Doane, seorang komposer musik gerejawi yang produktif asal Amerika Serikat. Doane sangat terkesan dengan lirik tersebut.

Pada tahun 1867, dalam sebuah pertemuan besar kaum muda (*Young Men’s Christian Association* atau YMCA) di Montreal, Kanada, Doane sedang mencari lagu yang cocok untuk dinyanyikan. Ia kemudian menyusun melodi untuk puisi Kate Hankey tersebut. Melodi yang ia ciptakan begitu sederhana, lembut, namun sangat kuat dalam menyampaikan pesan kerinduan spiritual.

### 3. Makna di Balik Liriknya
Lirik lagu ini mencerminkan kerendahan hati seorang Kristen. Kate Hankey menulisnya bukan sebagai teolog yang rumit, melainkan sebagai seseorang yang "lemah dan berdosa" yang terus-menerus membutuhkan pengingat akan kasih Tuhan.

Beberapa poin penting dari liriknya:
* **"C’ritakan kisah lama":** Menunjukkan bahwa Injil adalah pesan yang kekal, tidak berubah oleh waktu, dan selalu relevan bagi setiap generasi.
* **Sikap Pembelajar:** Penulis menggambarkan dirinya sebagai orang yang harus terus "belajar" karena ia "mudah lupa." Ini adalah pengakuan akan keterbatasan manusia yang sering teralihkan oleh dunia.
* **Fokus pada Yesus:** Lagu ini tidak berpusat pada organisasi atau doktrin yang kaku, melainkan pada pribadi Yesus Kristus, kematian-Nya, dan kasih-Nya yang menyelamatkan.

### 4. Penyebaran yang Luas
Lagu ini meledak di seluruh dunia setelah digunakan dalam kampanye penginjilan besar-besaran oleh **Dwight L. Moody** dan penyanyi rohani **Ira D. Sankey** pada akhir abad ke-19.

Ira Sankey sering menyanyikan lagu ini di berbagai kota di Amerika dan Inggris. Dalam memoarnya, Sankey menceritakan bahwa lagu ini adalah salah satu yang paling sering diminta oleh orang-orang dalam pertemuan-pertemuan pertobatan. Banyak orang mengaku bahwa kesederhanaan liriknya mampu menembus hati mereka yang keras dengan lebih efektif daripada khotbah yang panjang.

### Kesimpulan
Kisah lagu ini adalah pengingat bahwa karya besar bisa lahir dari masa-masa sulit (seperti saat Kate Hankey sakit). Sebuah puisi yang ditulis di atas ranjang sakit seorang wanita muda, kemudian diberi melodi oleh seorang komposer yang tepat, akhirnya menjadi "pesan abadi" yang terus dinyanyikan di gereja-gereja di seluruh dunia hingga hari ini.

Lagu ini tetap menjadi pengingat bagi umat Kristen bahwa di tengah hiruk-pikuk dunia modern, satu hal yang paling krusial untuk terus diingat adalah "kisah lama" tentang kasih Tuhan yang tak berkesudahan.