NKB
Engkau Milikku Abadi
Close to Thee
Informasi Lagu
184
Nomor
Kode
NKB 184
Buku
Nyanyikanlah Kidung Baru
Metronom
0
Pencipta Lagu
Silas J. Vail
Pencipta Syair
Fanny J. Crosby
Penerjemah
Tim Nyanyian GKI
Cross Ref.
GB 216, KPJ 437, NKB 184, KPKA 121, NKI 273
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
Engkau milikku abadi, segalanya bagiku;
Di sepanjang ziarahku, inginku bersamaMu
‘Ku dekat padaMu, ‘ku dekat padaMu.
Di sepanjang ziarahku, inginku bersamaMu.
Bukan nikmat duniawi yang menjadi doaku;
‘Ku senang bersusah payah, asal ‘Kau bersamaku.
‘Ku dekat padaMu, ‘ku dekat padaMu.
‘Ku senang bersusah payah, asal ‘Kau bersamaku.
Pimpin daku melewati lembah bayang maut sendu;
Maka pintu hidup baka ‘ku masuki sertaMu.
‘Ku dekat padaMu, ‘ku dekat padaMu.
Maka pintu hidup baka ‘ku masuki sertaMu.
Slide Lirik
3 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu rohani klasik **"Close to Thee"** (dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai **"Engkau Milikku Abadi"** atau **"Dekat Pada-Mu"**) memiliki kisah yang cukup unik karena lahir dari kolaborasi dua tokoh besar dalam sejarah musik gereja, namun dengan latar belakang yang sangat kontras.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Komposisi: Pertemuan Dua Tokoh
Lagu ini ditulis pada tahun **1874**. Liriknya ditulis oleh **Fanny J. Crosby**, seorang penulis himne paling produktif dalam sejarah yang dikenal karena kebutaannya. Musiknya digubah oleh **Silas J. Vail**, seorang pembuat topi (profesi utamanya) yang juga memiliki bakat musik luar biasa dan sering menggubah melodi untuk lirik-lirik Crosby.
### 2. Latar Belakang Fanny J. Crosby
Fanny J. Crosby kehilangan penglihatannya saat masih bayi karena kesalahan medis. Meskipun buta, ia adalah seorang wanita yang memiliki kedalaman spiritual yang luar biasa. Baginya, "kegelapan" fisik bukanlah penghalang untuk melihat keindahan Tuhan.
Kisah di balik *Close to Thee* berakar pada kerinduan terdalam Fanny akan hadirat Tuhan. Dalam banyak tulisannya, Fanny sering mengungkapkan bahwa meskipun ia tidak bisa melihat dunia fisik, ia merasakan kehadiran Tuhan sebagai sesuatu yang lebih nyata daripada apa pun. Ia sering menulis lagu saat ia merasa "lelah" secara emosional atau saat ia merasa membutuhkan keintiman yang lebih dalam dengan Sang Pencipta.
### 3. Makna di Balik Liriknya
Lirik lagu ini mencerminkan ketergantungan total seorang manusia kepada Tuhan. Bait-baitnya menggambarkan perjalanan hidup sebagai sebuah pengembaraan yang penuh godaan dan kelelahan, di mana satu-satunya tempat "berteduh" yang aman adalah di dekat Tuhan.
* **"Thou my everlasting portion, More than friend or life to me"**: Fanny memulai dengan pernyataan iman bahwa Tuhan adalah harta (bagian) yang kekal, jauh lebih berharga daripada sahabat mana pun atau kehidupan itu sendiri.
* **"All along my pilgrim journey, Savior, let me walk with Thee"**: Ini adalah doa seorang musafir. Fanny menyadari bahwa hidup adalah perjalanan (ziarah) yang panjang, dan ia memohon agar Tuhan tidak membiarkannya berjalan sendiri.
Bagi Fanny, lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan sebuah **"surat doa"**. Ia sering menulis lagu-lagu seperti ini untuk menguatkan dirinya sendiri saat ia merasa kesepian atau saat dunia terasa terlalu berat.
### 4. Peran Silas J. Vail
Silas J. Vail (1818–1884) adalah seorang pria yang sangat religius. Ia bukan musisi profesional penuh waktu, namun ia memiliki kepekaan melodi yang sangat indah. Ketika ia menerima lirik dari Fanny, ia mampu menangkap kesedihan sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Melodi yang ia ciptakan bersifat *legato* (mengalir lembut), yang memberikan kesan kedekatan dan keintiman, sesuai dengan pesan liriknya.
### 5. Mengapa Lagu Ini Menjadi Legendaris?
Lagu ini bertahan melintasi zaman karena kejujuran emosionalnya. *Close to Thee* tidak bicara tentang kemenangan yang megah, melainkan tentang **"kebutuhan akan kehadiran"**.
Di banyak kebaktian, lagu ini sering digunakan sebagai lagu undangan atau saat teduh. Bagi banyak orang yang sedang mengalami masa-masa sulit (seperti penyakit, kehilangan, atau rasa kesepian), lirik yang ditulis oleh seorang wanita buta yang hidup dalam keterbatasan ini menjadi suara bagi hati mereka sendiri.
### Kesimpulan
Kisah *Close to Thee* adalah kisah tentang bagaimana keterbatasan fisik Fanny J. Crosby justru membawanya pada pandangan mata iman yang tajam. Ia tidak bisa melihat dunia, tetapi ia "melihat" Tuhan dengan sangat dekat. Lagu ini adalah warisan bagi siapa pun yang merasa lelah dengan perjalanan hidup dan ingin bersandar pada sesuatu yang abadi—yaitu kasih Tuhan.
Jika Anda mendengarkan melodi ini dengan saksama, terutama bait pertama, Anda bisa merasakan "kerinduan" yang mendalam. Itulah detak jantung Fanny J. Crosby yang dituangkan ke atas kertas, yang kemudian diberi napas oleh Silas J. Vail.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Komposisi: Pertemuan Dua Tokoh
Lagu ini ditulis pada tahun **1874**. Liriknya ditulis oleh **Fanny J. Crosby**, seorang penulis himne paling produktif dalam sejarah yang dikenal karena kebutaannya. Musiknya digubah oleh **Silas J. Vail**, seorang pembuat topi (profesi utamanya) yang juga memiliki bakat musik luar biasa dan sering menggubah melodi untuk lirik-lirik Crosby.
### 2. Latar Belakang Fanny J. Crosby
Fanny J. Crosby kehilangan penglihatannya saat masih bayi karena kesalahan medis. Meskipun buta, ia adalah seorang wanita yang memiliki kedalaman spiritual yang luar biasa. Baginya, "kegelapan" fisik bukanlah penghalang untuk melihat keindahan Tuhan.
Kisah di balik *Close to Thee* berakar pada kerinduan terdalam Fanny akan hadirat Tuhan. Dalam banyak tulisannya, Fanny sering mengungkapkan bahwa meskipun ia tidak bisa melihat dunia fisik, ia merasakan kehadiran Tuhan sebagai sesuatu yang lebih nyata daripada apa pun. Ia sering menulis lagu saat ia merasa "lelah" secara emosional atau saat ia merasa membutuhkan keintiman yang lebih dalam dengan Sang Pencipta.
### 3. Makna di Balik Liriknya
Lirik lagu ini mencerminkan ketergantungan total seorang manusia kepada Tuhan. Bait-baitnya menggambarkan perjalanan hidup sebagai sebuah pengembaraan yang penuh godaan dan kelelahan, di mana satu-satunya tempat "berteduh" yang aman adalah di dekat Tuhan.
* **"Thou my everlasting portion, More than friend or life to me"**: Fanny memulai dengan pernyataan iman bahwa Tuhan adalah harta (bagian) yang kekal, jauh lebih berharga daripada sahabat mana pun atau kehidupan itu sendiri.
* **"All along my pilgrim journey, Savior, let me walk with Thee"**: Ini adalah doa seorang musafir. Fanny menyadari bahwa hidup adalah perjalanan (ziarah) yang panjang, dan ia memohon agar Tuhan tidak membiarkannya berjalan sendiri.
Bagi Fanny, lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan sebuah **"surat doa"**. Ia sering menulis lagu-lagu seperti ini untuk menguatkan dirinya sendiri saat ia merasa kesepian atau saat dunia terasa terlalu berat.
### 4. Peran Silas J. Vail
Silas J. Vail (1818–1884) adalah seorang pria yang sangat religius. Ia bukan musisi profesional penuh waktu, namun ia memiliki kepekaan melodi yang sangat indah. Ketika ia menerima lirik dari Fanny, ia mampu menangkap kesedihan sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Melodi yang ia ciptakan bersifat *legato* (mengalir lembut), yang memberikan kesan kedekatan dan keintiman, sesuai dengan pesan liriknya.
### 5. Mengapa Lagu Ini Menjadi Legendaris?
Lagu ini bertahan melintasi zaman karena kejujuran emosionalnya. *Close to Thee* tidak bicara tentang kemenangan yang megah, melainkan tentang **"kebutuhan akan kehadiran"**.
Di banyak kebaktian, lagu ini sering digunakan sebagai lagu undangan atau saat teduh. Bagi banyak orang yang sedang mengalami masa-masa sulit (seperti penyakit, kehilangan, atau rasa kesepian), lirik yang ditulis oleh seorang wanita buta yang hidup dalam keterbatasan ini menjadi suara bagi hati mereka sendiri.
### Kesimpulan
Kisah *Close to Thee* adalah kisah tentang bagaimana keterbatasan fisik Fanny J. Crosby justru membawanya pada pandangan mata iman yang tajam. Ia tidak bisa melihat dunia, tetapi ia "melihat" Tuhan dengan sangat dekat. Lagu ini adalah warisan bagi siapa pun yang merasa lelah dengan perjalanan hidup dan ingin bersandar pada sesuatu yang abadi—yaitu kasih Tuhan.
Jika Anda mendengarkan melodi ini dengan saksama, terutama bait pertama, Anda bisa merasakan "kerinduan" yang mendalam. Itulah detak jantung Fanny J. Crosby yang dituangkan ke atas kertas, yang kemudian diberi napas oleh Silas J. Vail.
Cross Reference
GB 216, KPJ 437, NKB 184, KPKA 121, NKI 273
'Kau Bagianku Abadi
GB
Gusti Yesus Pangen Kula
KPJ
Kinanthi Ing Gusti
KPKA
Berdekat Padamu
NKI
Sama Tema
Hidup Mengikut Tuhan
Di Bawah Salib Yesus
NKB
'Ku Cari Suatu Panji
NKB
Ambil Dunia, B'riku Yesus
NKB
Lama 'Ku Enggan Mengikut Jalan Tuhan
NKB
Bukanlah 'Ku, Tetapi Hanya Kristus
NKB
Tuhan, Ambil Hidupku
NKB
Tuhan, Ambil Hidupku
NKB
'Ku Rindu MengiringMu
NKB
Dulu 'Ku Mencari
NKB
Bintang Pandanganku
NKB
'Ku Cari Tuhan
NKB
Nikmat Dunia Menggodaku
NKB
Tiap Langkahku
NKB
Pegang Tanganku
NKB