KPJ
Kala Kula Dhawah
You Raise Me Up
Informasi Lagu
117
Nomor
Do=C
Nada Dasar
Kode
KPJ 117
Buku
Kidung Pasamuwan Jawi
Nada Dasar
Do=C
Ketukan
4/4 ketuk
Metronom
0
Jumlah Bait
1 bait
Pencipta Lagu
Brandon Graham
Pencipta Syair
Rolf Lovland
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
1 bait
Kala kula dhawah lan tanpa daya,
nyawa kula kapetek, kasiksa.
Kula tansah nyuwun tulung mring Gusti,
karsa rawuh, mrih amitulungi.
Kula tansah kaangkat maring arga,
kula kwawi anempuh prahara;
wah kiyat, wit sinanggi swiwinya,
anglangkungi budidaya kula.
Slide Lirik
2 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Kisah di balik lagu **"You Raise Me Up"** (yang dalam versi Jawa dikenal dengan judul **"Kala Kula Dhawah"**) adalah perjalanan luar biasa dari sebuah lagu yang awalnya tidak dikenal hingga menjadi salah satu lagu paling ikonik dan paling banyak dinyanyikan ulang di dunia.
Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan dan kesuksesan lagu ini:
### 1. Asal Usul: Proyek Secret Garden
Lagu ini diciptakan oleh duo asal Norwegia, **Secret Garden**, yang terdiri dari komposer **Rolf Løvland** (musik) dan penulis lirik **Brendan Graham** (lirik) pada tahun 2001.
Rolf Løvland awalnya menulis melodi lagu ini berdasarkan irama tradisional Irlandia yang berjudul *"Londonderry Air"* (yang juga menjadi melodi lagu populer *"Danny Boy"*). Ia mencari lirik yang tepat untuk menggambarkan perasaan penguatan dan penghiburan.
### 2. Proses Penulisan Lirik oleh Brendan Graham
Brendan Graham, seorang penulis lagu asal Irlandia, diminta oleh Løvland untuk menulis liriknya. Graham terinspirasi oleh perasaan kehilangan dan kebutuhan akan dukungan emosional. Ia ingin membuat lirik yang universal—sesuatu yang bisa dinyanyikan oleh seseorang kepada Tuhan, kepada orang tua, kepada pasangan, atau kepada siapa pun yang memberikan kekuatan di saat-saat sulit.
Liriknya menekankan pada konsep: **"Ketika aku berada di titik terendah (jatuh), kehadiranmu memberiku kekuatan untuk bangkit."**
### 3. Perjalanan Menuju Kesuksesan (Bukan "Instan")
Berbeda dengan anggapan banyak orang, "You Raise Me Up" tidak langsung meledak saat dirilis pertama kali oleh Secret Garden pada tahun 2002. Versi asli mereka yang dinyanyikan oleh Brian Kennedy justru kurang sukses secara komersial di tingkat global.
Titik balik terjadi ketika seorang musisi bernama **David Foster** mendengar lagu tersebut. Ia merasa lagu ini memiliki potensi besar. Foster kemudian memproduseri versi **Josh Groban** pada tahun 2003. Versi Groban inilah yang kemudian meledak di tangga lagu Amerika Serikat dan dunia, menjadikan lagu ini standar emas bagi banyak penyanyi, termasuk Westlife yang kemudian membuatnya makin populer di seluruh dunia.
### 4. Makna Spiritual dan Universal
Lagu ini sering dianggap sebagai lagu rohani karena liriknya:
*"You raise me up, so I can stand on mountains / You raise me up, to walk on stormy seas / I am strong, when I am on your shoulders / You raise me up, to more than I can be."*
Meskipun Brendan Graham awalnya menulisnya dengan tema yang luas, banyak orang menemukan kedamaian spiritual dalam lagu ini. Inilah alasan mengapa lagu ini sering dibawakan di gereja, acara pemakaman, pernikahan, hingga acara-acara kenegaraan.
### 5. Versi "Kala Kula Dhawah" (Adaptasi Bahasa Jawa)
Di Indonesia, lagu ini diadaptasi ke dalam bahasa Jawa dengan judul **"Kala Kula Dhawah"**.
* **Makna:** *"Kala Kula Dhawah"* secara harfiah berarti "Saat saya jatuh" atau "Ketika saya sedang terpuruk."
* **Tujuan:** Adaptasi ini dilakukan untuk memberikan sentuhan budaya yang lebih intim bagi masyarakat Jawa. Liriknya tetap mempertahankan esensi asli dari karya Graham/Løvland, yakni sebuah doa atau ungkapan syukur kepada Tuhan (Gusti) yang selalu menopang manusia saat sedang dalam kondisi lemah atau putus asa.
* **Penyebaran:** Versi ini sangat populer di lingkungan gerejawi di Jawa dan sering dibawakan dalam iringan musik gamelan atau keroncong, memberikan nuansa yang lebih kontemplatif dan menyentuh hati.
### Kesimpulan
"You Raise Me Up" adalah bukti bahwa sebuah karya seni yang tulus—tentang keterbatasan manusia dan kebutuhan akan kasih sayang—akan selalu menemukan jalannya untuk menyentuh hati orang banyak. Dari sebuah melodi Irlandia yang digarap musisi Norwegia, lalu dipopulerkan di Amerika, hingga kini dilantunkan dalam bahasa Jawa, pesan utamanya tetap sama: **Kita tidak pernah sendirian saat kita jatuh, selalu ada kekuatan yang mengangkat kita.**
Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan dan kesuksesan lagu ini:
### 1. Asal Usul: Proyek Secret Garden
Lagu ini diciptakan oleh duo asal Norwegia, **Secret Garden**, yang terdiri dari komposer **Rolf Løvland** (musik) dan penulis lirik **Brendan Graham** (lirik) pada tahun 2001.
Rolf Løvland awalnya menulis melodi lagu ini berdasarkan irama tradisional Irlandia yang berjudul *"Londonderry Air"* (yang juga menjadi melodi lagu populer *"Danny Boy"*). Ia mencari lirik yang tepat untuk menggambarkan perasaan penguatan dan penghiburan.
### 2. Proses Penulisan Lirik oleh Brendan Graham
Brendan Graham, seorang penulis lagu asal Irlandia, diminta oleh Løvland untuk menulis liriknya. Graham terinspirasi oleh perasaan kehilangan dan kebutuhan akan dukungan emosional. Ia ingin membuat lirik yang universal—sesuatu yang bisa dinyanyikan oleh seseorang kepada Tuhan, kepada orang tua, kepada pasangan, atau kepada siapa pun yang memberikan kekuatan di saat-saat sulit.
Liriknya menekankan pada konsep: **"Ketika aku berada di titik terendah (jatuh), kehadiranmu memberiku kekuatan untuk bangkit."**
### 3. Perjalanan Menuju Kesuksesan (Bukan "Instan")
Berbeda dengan anggapan banyak orang, "You Raise Me Up" tidak langsung meledak saat dirilis pertama kali oleh Secret Garden pada tahun 2002. Versi asli mereka yang dinyanyikan oleh Brian Kennedy justru kurang sukses secara komersial di tingkat global.
Titik balik terjadi ketika seorang musisi bernama **David Foster** mendengar lagu tersebut. Ia merasa lagu ini memiliki potensi besar. Foster kemudian memproduseri versi **Josh Groban** pada tahun 2003. Versi Groban inilah yang kemudian meledak di tangga lagu Amerika Serikat dan dunia, menjadikan lagu ini standar emas bagi banyak penyanyi, termasuk Westlife yang kemudian membuatnya makin populer di seluruh dunia.
### 4. Makna Spiritual dan Universal
Lagu ini sering dianggap sebagai lagu rohani karena liriknya:
*"You raise me up, so I can stand on mountains / You raise me up, to walk on stormy seas / I am strong, when I am on your shoulders / You raise me up, to more than I can be."*
Meskipun Brendan Graham awalnya menulisnya dengan tema yang luas, banyak orang menemukan kedamaian spiritual dalam lagu ini. Inilah alasan mengapa lagu ini sering dibawakan di gereja, acara pemakaman, pernikahan, hingga acara-acara kenegaraan.
### 5. Versi "Kala Kula Dhawah" (Adaptasi Bahasa Jawa)
Di Indonesia, lagu ini diadaptasi ke dalam bahasa Jawa dengan judul **"Kala Kula Dhawah"**.
* **Makna:** *"Kala Kula Dhawah"* secara harfiah berarti "Saat saya jatuh" atau "Ketika saya sedang terpuruk."
* **Tujuan:** Adaptasi ini dilakukan untuk memberikan sentuhan budaya yang lebih intim bagi masyarakat Jawa. Liriknya tetap mempertahankan esensi asli dari karya Graham/Løvland, yakni sebuah doa atau ungkapan syukur kepada Tuhan (Gusti) yang selalu menopang manusia saat sedang dalam kondisi lemah atau putus asa.
* **Penyebaran:** Versi ini sangat populer di lingkungan gerejawi di Jawa dan sering dibawakan dalam iringan musik gamelan atau keroncong, memberikan nuansa yang lebih kontemplatif dan menyentuh hati.
### Kesimpulan
"You Raise Me Up" adalah bukti bahwa sebuah karya seni yang tulus—tentang keterbatasan manusia dan kebutuhan akan kasih sayang—akan selalu menemukan jalannya untuk menyentuh hati orang banyak. Dari sebuah melodi Irlandia yang digarap musisi Norwegia, lalu dipopulerkan di Amerika, hingga kini dilantunkan dalam bahasa Jawa, pesan utamanya tetap sama: **Kita tidak pernah sendirian saat kita jatuh, selalu ada kekuatan yang mengangkat kita.**
Sama Tema
Kidung Pangakening Pitados
Aku Duwe Pamarta
KPJ
Allah Ingkang Masuci
KPJ
Allah Kang Dados Pepadhang
KPJ
Allah Yeku Pangen Kula
KPJ
Allah Yeku Pangen Satuhu
KPJ
Allahe Para Pracaya
KPJ
Amarema
KPJ
Amung Kumandel Iku
KPJ
Amung Wonten Ing Sariraning Gusti Yesus
KPJ
Gesang Kebak Kekeran
KPJ
Gusti Pangayom Kang Setya
KPJ
Gusti Pangungsen Kula
KPJ
Gusti Yesus Pamarta
KPJ
Gusti Yesus Pangen Kula
KPJ
Gusti Yesus Sang Pamarta
KPJ
Gusti, Sestu Kula Tresna
KPJ
Iba Rahjeng Tyang Kang Sami Sumendhe
KPJ
Kabegjan Kang Sejati
KPJ
Kasetyaning Allah Datan Gingsir
KPJ
Krana Gusti Kula
KPJ
Kula Mboten Badhe Nilar
KPJ
Kula Nggunggung-Nggunggung Gusti
KPJ
Kula Pitados
KPJ
Kula Pitados Mring Gusti
KPJ
Kula Sestu Ndherek Gusti
KPJ
Lamun Kula Mlampah
KPJ
Nadyan Kula Nandhang Sangsara
KPJ
Nggen Kawula Makarya
KPJ
Nitenana Sihe Gusti
KPJ
Nyebuta "Gusti" Mring Sang Kristus
KPJ
Paduka Pangen Utami
KPJ
Para Bangsa Samya Ngraman
KPJ
Pitulung Kita Kang Rosa
KPJ
Pracaya Lan Pasrah
KPJ
Pundi Margi Ingkang Kwawi Ngingkiraken
KPJ
Rahayu Wong Kang Mursid
KPJ
Rahayu Wong Wedi-Asih
KPJ
Sakehing Was-Sumelangmu Pasrahna
KPJ
Sang Kristus Tameng Santosa
KPJ
Sang Yehuwah, Yen Allah Kula
KPJ
Sihe Allah Gung Sanyata
KPJ
Tiyang Pitados
KPJ
Tyang Duraka Samya Nyatroni Kawula
KPJ
Yen Kula Sumrep, O Gusti
KPJ
Yen Nunggil Lan Gusti
KPJ
Yen Praharaning Urip Anerjang
KPJ
Yen Sira Sangsara
KPJ
Yesus Roti Panguripan
KPJ