KK
Apapun Juga Menimpamu
God Will Take Care Of You
Informasi Lagu
625
Nomor
Kode
KK 625
Buku
Kidung Keesaan
Metronom
0
Style
FinalWaltz, 9-8Waltz
Pencipta Lagu
Walter Stillman Martin
Pencipta Syair
Civilla Durfee Martin
Penerjemah
Redaksi Pak
Cross Ref.
KJ 438, KK 625, NP 157, NKI 216, KPKA 125
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
4 bait
Apapun juga menimpamu, Tuhan menjagamu.
Naungan kasihNya pelindungmu, Tuhan menjagamu.
Tuhan menjagamu waktu tenang atau tegang,
Ia menjagamu, Tuhan menjagamu.
Bila menanggung beban berat, Tuhan menjagamu.
Masa depanmu kelam pekat? Tuhan menjagamu.
DipeliharaNya hidupmu; Tuhan menjagamu
dan didengarkanNya doamu; Tuhan menjagamu.
Cobaan apa mengganggumu? Tuhan menjagamu.
Buatlah Yesus sandaranmu; Dia menjagamu.
Slide Lirik
4 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Cross Reference
KJ 438, KK 625, NP 157, NKI 216, KPKA 125
Apapun Juga Menimpamu
KJ
Pasrah Sumaraha
KPKA
Tuhan Peliharakan
NKI
Tuhan Menjagamu
NP
Sama Tema
Orang Sakit
Sejarah Lagu
Kisah di balik lagu rohani klasik **"Apapun Juga Menimpamu" (God Will Take Care of You)** adalah sebuah testimoni nyata tentang iman di tengah kesulitan yang luar biasa. Lagu ini ditulis pada tahun 1904 dan memiliki latar belakang yang sangat manusiawi dan menyentuh.
Berikut adalah detail kisahnya:
### 1. Latar Belakang Penulisan
Pada tahun 1904, **Walter Stillman Martin**, seorang pengajar di Moody Bible Institute, mendapatkan undangan untuk melakukan rangkaian perjalanan pelayanan penginjilan di berbagai tempat di New York. Ia harus pergi bersama istrinya, **Civilla Durfee Martin**.
Namun, tepat sebelum keberangkatan, Civilla jatuh sakit parah. Kondisinya sangat lemah sehingga dokter melarangnya untuk ikut pergi. Walter berada dalam dilema besar: ia memiliki tanggung jawab pelayanan yang sudah terjadwal, namun ia sangat khawatir meninggalkan istrinya yang sedang sakit sendirian di rumah.
### 2. Momen Inspirasi
Saat Walter bersiap-siap untuk berangkat dengan hati yang berat, putranya yang masih kecil, yang melihat kecemasan ayahnya, dengan polos berkata:
> *"Ayah, jika Tuhan ingin Ayah melakukan pekerjaan-Nya, mengapa Dia tidak menjaga Ibu saat Ayah pergi?"*
Kalimat lugu namun penuh hikmat dari sang anak tersebut menyentuh hati Walter. Kata-kata itu seolah menjadi pengingat rohani bagi dirinya. Ia tersadar bahwa Tuhan yang memanggilnya untuk melayani adalah Tuhan yang sama yang berkuasa menjaga istrinya.
### 3. Penciptaan Lagu
Walter akhirnya memutuskan untuk pergi melayani. Selama perjalanan tersebut, ia terus merenungkan kalimat anaknya. Sesampainya di sebuah tempat pelayanan, ia terinspirasi untuk menulis bait-bait lagu. Ia kemudian mengirimkan draf tersebut kepada istrinya, **Civilla Durfee Martin**, yang juga seorang penulis lagu dan penyair berbakat.
Civilla, meskipun dalam keadaan sakit, membaca lirik yang dikirim suaminya. Ia merasa sangat dikuatkan oleh pesan tersebut. Civilla kemudian menyempurnakan liriknya dan menuliskan musiknya.
Hasil kolaborasi mereka menghasilkan lirik yang ikonik:
*"Apapun juga menimpamu, Tuhan menjagamu; dalam tangan-Nya kau aman, Tuhan menjagamu."*
### 4. Makna Lagu
Lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan sebuah pernyataan iman bahwa:
* **Penyertaan Tuhan bersifat mutlak:** Tidak peduli seberapa berat badai kehidupan (penyakit, perpisahan, ketakutan), Tuhan tidak pernah lepas tangan.
* **Ketaatan mendahului rasa takut:** Walter harus memilih antara kenyamanan keluarga atau ketaatan pada panggilan Tuhan. Lagu ini adalah kesaksian bahwa ketika kita memilih ketaatan, Tuhan sendiri yang turun tangan menjaga apa yang kita tinggalkan.
### 5. Dampak Lagu
Sejak diterbitkan pertama kali dalam kumpulan lagu "Songs of Redemption" pada tahun 1905, lagu ini menjadi salah satu lagu yang paling banyak dinyanyikan di gereja-gereja seluruh dunia. Banyak orang yang sedang menghadapi pergumulan hidup (seperti sakit penyakit, kehilangan, atau masa depan yang tidak pasti) merasa terhibur dengan pesan sederhana namun mendalam bahwa **"God will take care of you"** (Tuhan akan menjagamu).
**Kesimpulan:**
Lagu ini lahir bukan dari ruang kelas teologi yang tenang, melainkan dari **kamar rumah yang penuh kecemasan dan percakapan jujur seorang anak kecil.** Ini adalah pengingat bahwa dalam setiap keadaan, baik atau buruk, kehadiran Tuhan adalah satu-satunya jangkar yang stabil bagi jiwa manusia.
Berikut adalah detail kisahnya:
### 1. Latar Belakang Penulisan
Pada tahun 1904, **Walter Stillman Martin**, seorang pengajar di Moody Bible Institute, mendapatkan undangan untuk melakukan rangkaian perjalanan pelayanan penginjilan di berbagai tempat di New York. Ia harus pergi bersama istrinya, **Civilla Durfee Martin**.
Namun, tepat sebelum keberangkatan, Civilla jatuh sakit parah. Kondisinya sangat lemah sehingga dokter melarangnya untuk ikut pergi. Walter berada dalam dilema besar: ia memiliki tanggung jawab pelayanan yang sudah terjadwal, namun ia sangat khawatir meninggalkan istrinya yang sedang sakit sendirian di rumah.
### 2. Momen Inspirasi
Saat Walter bersiap-siap untuk berangkat dengan hati yang berat, putranya yang masih kecil, yang melihat kecemasan ayahnya, dengan polos berkata:
> *"Ayah, jika Tuhan ingin Ayah melakukan pekerjaan-Nya, mengapa Dia tidak menjaga Ibu saat Ayah pergi?"*
Kalimat lugu namun penuh hikmat dari sang anak tersebut menyentuh hati Walter. Kata-kata itu seolah menjadi pengingat rohani bagi dirinya. Ia tersadar bahwa Tuhan yang memanggilnya untuk melayani adalah Tuhan yang sama yang berkuasa menjaga istrinya.
### 3. Penciptaan Lagu
Walter akhirnya memutuskan untuk pergi melayani. Selama perjalanan tersebut, ia terus merenungkan kalimat anaknya. Sesampainya di sebuah tempat pelayanan, ia terinspirasi untuk menulis bait-bait lagu. Ia kemudian mengirimkan draf tersebut kepada istrinya, **Civilla Durfee Martin**, yang juga seorang penulis lagu dan penyair berbakat.
Civilla, meskipun dalam keadaan sakit, membaca lirik yang dikirim suaminya. Ia merasa sangat dikuatkan oleh pesan tersebut. Civilla kemudian menyempurnakan liriknya dan menuliskan musiknya.
Hasil kolaborasi mereka menghasilkan lirik yang ikonik:
*"Apapun juga menimpamu, Tuhan menjagamu; dalam tangan-Nya kau aman, Tuhan menjagamu."*
### 4. Makna Lagu
Lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan sebuah pernyataan iman bahwa:
* **Penyertaan Tuhan bersifat mutlak:** Tidak peduli seberapa berat badai kehidupan (penyakit, perpisahan, ketakutan), Tuhan tidak pernah lepas tangan.
* **Ketaatan mendahului rasa takut:** Walter harus memilih antara kenyamanan keluarga atau ketaatan pada panggilan Tuhan. Lagu ini adalah kesaksian bahwa ketika kita memilih ketaatan, Tuhan sendiri yang turun tangan menjaga apa yang kita tinggalkan.
### 5. Dampak Lagu
Sejak diterbitkan pertama kali dalam kumpulan lagu "Songs of Redemption" pada tahun 1905, lagu ini menjadi salah satu lagu yang paling banyak dinyanyikan di gereja-gereja seluruh dunia. Banyak orang yang sedang menghadapi pergumulan hidup (seperti sakit penyakit, kehilangan, atau masa depan yang tidak pasti) merasa terhibur dengan pesan sederhana namun mendalam bahwa **"God will take care of you"** (Tuhan akan menjagamu).
**Kesimpulan:**
Lagu ini lahir bukan dari ruang kelas teologi yang tenang, melainkan dari **kamar rumah yang penuh kecemasan dan percakapan jujur seorang anak kecil.** Ini adalah pengingat bahwa dalam setiap keadaan, baik atau buruk, kehadiran Tuhan adalah satu-satunya jangkar yang stabil bagi jiwa manusia.