KK
Besar Dan Ajaib
Great And Marvelous
Informasi Lagu
139
Nomor
la=e
Nada Dasar
Kode
KK 139
Buku
Kidung Keesaan
Nada Dasar
la=e
Ketukan
4/4 ketuk
Metronom
92
Pencipta Lagu
Bob Pitcher
Pencipta Syair
Bob Pitcher
Penerjemah
Hermanus Arie Pandopo (H.A. Van Dop)
Cross Ref.
KMM 53, GB 22
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
1 bait
Besar dan ajaib seluruh karya-Mu, Allah, yang Mahakuasa!
Adil dan benar segala jalan-Mu, Raja segala bangsa!
Siapa tak takut, Tuhan, tak mengagungkan nama-Mu?
Sebab hanya Kau yang kudus; semua bangsa akan datang
dan sujud menyembah, sujud menyembah,
sujud menyembah Engkau, Tuhan,
dan sujud menyembah, sujud menyembah,
sujud menyembah Engkau, Tuhan.
Syair: Great and Marvelous, Wahyu 15:3-4, Bob Pitcher, 1980,
disesuaikan oleh H.A. Pandopo, 1987
Lagu: Bob Pitcher, 1980
Slide Lirik
2 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Cross Reference
Sama Tema
Cerita Alkitab
Sejarah Lagu
Kisah di balik lagu "Besar Dan Ajaib" (Great And Marvelous) karya Bob Pitcher adalah salah satu contoh klasik bagaimana Firman Tuhan dapat menjadi inspirasi langsung bagi sebuah karya musik yang mendunia, yang kemudian mengangkat hati jutaan orang untuk menyembah. Penciptanya, Bob Pitcher, bukanlah seorang selebriti musik dalam pengertian umum, melainkan seorang hamba Tuhan dengan hati yang dalam untuk penyembahan.
Berikut adalah detail kisahnya:
**1. Momen Inspirasi dari Kitab Wahyu (Awal 1980-an)**
* **Latar Belakang Bob Pitcher:** Bob Pitcher adalah seorang pemusik dan pemimpin pujian yang aktif di gerejanya. Ia dikenal karena komitmennya pada Alkitab dan kerinduannya untuk melihat gereja menyembah Tuhan dengan lagu-lagu yang benar-benar berasal dari Firman-Nya. Ia bukan tipe penulis lagu yang mencari hits komersial, melainkan yang ingin melayani jemaat.
* **Renungan Alkitab yang Mengubah:** Momen kunci terjadi di awal tahun 1980-an, ketika Bob Pitcher sedang terlibat dalam sebuah sesi pembelajaran Alkitab atau renungan pribadi. Ia mendapati dirinya sangat terpukau oleh kitab Wahyu, khususnya **pasal 15, ayat 3 dan 4**.
* **Ayat Kunci:** Ayat-ayat tersebut berbunyi:
* Wahyu 15:3 (TB): "Mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaiblah segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah Yang Mahakuasa! Adil dan benarlah segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!"
* Wahyu 15:4 (TB): "Siapakah yang tidak takut kepada-Mu, ya Tuhan, dan tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu."
* **Roh yang Tersambar:** Bob Pitcher merasa seolah-olah rohnya tersambar oleh gambaran kemuliaan, keadilan, dan kedaulatan Tuhan yang begitu dahsyat. Ayat-ayat ini bukan sekadar deskripsi, tetapi nyanyian kemenangan dan penyembahan yang akan dinyanyikan oleh para pemenang yang berdiri di tepi laut kaca, setelah melewati penderitaan. Ia membayangkan adegan surgawi tersebut, di mana para penyembah memuji Tuhan dengan seruan yang begitu agung.
**2. Kelahiran Melodi dan Lirik yang Instan**
* **Dorongan yang Mendesak:** Dalam momen inspirasi yang intens itu, Bob merasa bahwa kata-kata dalam Wahyu 15:3-4 tidak hanya untuk dibaca atau direnungkan, tetapi harus dinyanyikan. Melodi dan harmoni mulai terbentuk di benaknya, hampir bersamaan dengan kata-kata suci tersebut. Seringkali, para penulis lagu pujian mengalami fenomena di mana melodi dan lirik seperti "dicurahkan" sekaligus dalam satu momen inspirasi ilahi.
* **Lirik Langsung dari Alkitab:** Yang luar biasa adalah, lirik lagu "Besar Dan Ajaib" secara harfiah adalah kutipan langsung dari Wahyu 15:3-4, dengan sedikit adaptasi agar sesuai dengan struktur lagu dan ritme, tanpa mengubah esensi dan maknanya. Ini menunjukkan komitmen Pitcher untuk membiarkan Firman Tuhan berbicara melalui musiknya.
* **Proses Penulisan Cepat:** Banyak sumber menyebutkan bahwa lagu ini tercipta dengan relatif cepat karena inspirasi yang begitu kuat. Ia mungkin buru-buru mencari alat musik (piano atau gitar) atau sekadar menuliskan notasi dan lirik di atas kertas, untuk menangkap "pemberian" ilahi tersebut sebelum melodi itu hilang.
**3. Penyebaran Melalui Maranatha! Music**
* **Awal di Gereja Lokal:** Setelah lagu itu selesai, Bob Pitcher mulai memperkenalkannya di komunitas gerejanya. Seperti banyak lagu penyembahan klasik lainnya, "Besar Dan Ajaib" tidak langsung meledak, tetapi perlahan menyebar karena kekuatan pesannya dan melodinya yang mudah dihafal dan dinyanyikan oleh jemaat.
* **Peran Maranatha! Music:** Peran Maranatha! Music tidak bisa diabaikan di sini. Pada era 1980-an, Maranatha! Music adalah pelopor dalam memproduksi album-album penyembahan kontemporer dan memperkenalkan lagu-lagu baru kepada gereja-gereja di seluruh dunia. Mereka memiliki "Praise Bands" yang merekam lagu-lagu baru ini, dan album-album "Praise" atau "Worship" mereka menjadi sangat populer.
* **Perekaman dan Popularitas Global:** "Besar Dan Ajaib" kemudian direkam dan dirilis oleh Maranatha! Music dalam salah satu album kompilasi mereka. Melalui distribusi album-album ini, lagu tersebut mulai dikenal luas di gereja-gereja di Amerika Serikat dan kemudian menyebar ke seluruh dunia. Lagu ini diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, di mana ia dikenal luas sebagai "Besar Dan Ajaib".
**4. Dampak dan Warisan**
* **Kekuatan Teologis:** Lagu ini sangat dicintai karena kekuatan teologisnya. Ini bukan hanya tentang pujian, tetapi juga tentang pengakuan akan kedaulatan Tuhan yang mutlak, keadilan-Nya, dan kekudusan-Nya. Ia menggambarkan visi profetik tentang semua bangsa yang akan datang menyembah Tuhan.
* **Melodi yang Ikonik:** Melodinya yang powerful, dengan akord-akord yang mengesankan, mudah dikenali dan seringkali dinyanyikan dengan semangat yang membara, membangun suasana kekaguman dan penyembahan yang mendalam.
* **Lagu Kebangsaan Penyembahan:** Hingga hari ini, "Besar Dan Ajaib" tetap menjadi salah satu lagu penyembahan paling kuat dan dicintai, mengingatkan jemaat di seluruh dunia akan kedaulatan, keadilan, dan kemuliaan Tuhan yang "Besar Dan Ajaib". Ini adalah bukti nyata bagaimana sebuah momen inspirasi sederhana dari Firman Tuhan dapat melahirkan sebuah warisan abadi dalam musik rohani.
Jadi, di balik melodi dan lirik yang megah itu, ada kisah tentang seorang pria bernama Bob Pitcher yang, dalam renungannya akan Kitab Wahyu, begitu tersentuh oleh kebesaran dan keadilan Tuhan sehingga ia merasa terdorong untuk memberikan suara pada ayat-ayat tersebut, menghasilkan sebuah himne penyembahan yang akan bergema selama beberapa dekade.
Berikut adalah detail kisahnya:
**1. Momen Inspirasi dari Kitab Wahyu (Awal 1980-an)**
* **Latar Belakang Bob Pitcher:** Bob Pitcher adalah seorang pemusik dan pemimpin pujian yang aktif di gerejanya. Ia dikenal karena komitmennya pada Alkitab dan kerinduannya untuk melihat gereja menyembah Tuhan dengan lagu-lagu yang benar-benar berasal dari Firman-Nya. Ia bukan tipe penulis lagu yang mencari hits komersial, melainkan yang ingin melayani jemaat.
* **Renungan Alkitab yang Mengubah:** Momen kunci terjadi di awal tahun 1980-an, ketika Bob Pitcher sedang terlibat dalam sebuah sesi pembelajaran Alkitab atau renungan pribadi. Ia mendapati dirinya sangat terpukau oleh kitab Wahyu, khususnya **pasal 15, ayat 3 dan 4**.
* **Ayat Kunci:** Ayat-ayat tersebut berbunyi:
* Wahyu 15:3 (TB): "Mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaiblah segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah Yang Mahakuasa! Adil dan benarlah segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!"
* Wahyu 15:4 (TB): "Siapakah yang tidak takut kepada-Mu, ya Tuhan, dan tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu."
* **Roh yang Tersambar:** Bob Pitcher merasa seolah-olah rohnya tersambar oleh gambaran kemuliaan, keadilan, dan kedaulatan Tuhan yang begitu dahsyat. Ayat-ayat ini bukan sekadar deskripsi, tetapi nyanyian kemenangan dan penyembahan yang akan dinyanyikan oleh para pemenang yang berdiri di tepi laut kaca, setelah melewati penderitaan. Ia membayangkan adegan surgawi tersebut, di mana para penyembah memuji Tuhan dengan seruan yang begitu agung.
**2. Kelahiran Melodi dan Lirik yang Instan**
* **Dorongan yang Mendesak:** Dalam momen inspirasi yang intens itu, Bob merasa bahwa kata-kata dalam Wahyu 15:3-4 tidak hanya untuk dibaca atau direnungkan, tetapi harus dinyanyikan. Melodi dan harmoni mulai terbentuk di benaknya, hampir bersamaan dengan kata-kata suci tersebut. Seringkali, para penulis lagu pujian mengalami fenomena di mana melodi dan lirik seperti "dicurahkan" sekaligus dalam satu momen inspirasi ilahi.
* **Lirik Langsung dari Alkitab:** Yang luar biasa adalah, lirik lagu "Besar Dan Ajaib" secara harfiah adalah kutipan langsung dari Wahyu 15:3-4, dengan sedikit adaptasi agar sesuai dengan struktur lagu dan ritme, tanpa mengubah esensi dan maknanya. Ini menunjukkan komitmen Pitcher untuk membiarkan Firman Tuhan berbicara melalui musiknya.
* **Proses Penulisan Cepat:** Banyak sumber menyebutkan bahwa lagu ini tercipta dengan relatif cepat karena inspirasi yang begitu kuat. Ia mungkin buru-buru mencari alat musik (piano atau gitar) atau sekadar menuliskan notasi dan lirik di atas kertas, untuk menangkap "pemberian" ilahi tersebut sebelum melodi itu hilang.
**3. Penyebaran Melalui Maranatha! Music**
* **Awal di Gereja Lokal:** Setelah lagu itu selesai, Bob Pitcher mulai memperkenalkannya di komunitas gerejanya. Seperti banyak lagu penyembahan klasik lainnya, "Besar Dan Ajaib" tidak langsung meledak, tetapi perlahan menyebar karena kekuatan pesannya dan melodinya yang mudah dihafal dan dinyanyikan oleh jemaat.
* **Peran Maranatha! Music:** Peran Maranatha! Music tidak bisa diabaikan di sini. Pada era 1980-an, Maranatha! Music adalah pelopor dalam memproduksi album-album penyembahan kontemporer dan memperkenalkan lagu-lagu baru kepada gereja-gereja di seluruh dunia. Mereka memiliki "Praise Bands" yang merekam lagu-lagu baru ini, dan album-album "Praise" atau "Worship" mereka menjadi sangat populer.
* **Perekaman dan Popularitas Global:** "Besar Dan Ajaib" kemudian direkam dan dirilis oleh Maranatha! Music dalam salah satu album kompilasi mereka. Melalui distribusi album-album ini, lagu tersebut mulai dikenal luas di gereja-gereja di Amerika Serikat dan kemudian menyebar ke seluruh dunia. Lagu ini diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, di mana ia dikenal luas sebagai "Besar Dan Ajaib".
**4. Dampak dan Warisan**
* **Kekuatan Teologis:** Lagu ini sangat dicintai karena kekuatan teologisnya. Ini bukan hanya tentang pujian, tetapi juga tentang pengakuan akan kedaulatan Tuhan yang mutlak, keadilan-Nya, dan kekudusan-Nya. Ia menggambarkan visi profetik tentang semua bangsa yang akan datang menyembah Tuhan.
* **Melodi yang Ikonik:** Melodinya yang powerful, dengan akord-akord yang mengesankan, mudah dikenali dan seringkali dinyanyikan dengan semangat yang membara, membangun suasana kekaguman dan penyembahan yang mendalam.
* **Lagu Kebangsaan Penyembahan:** Hingga hari ini, "Besar Dan Ajaib" tetap menjadi salah satu lagu penyembahan paling kuat dan dicintai, mengingatkan jemaat di seluruh dunia akan kedaulatan, keadilan, dan kemuliaan Tuhan yang "Besar Dan Ajaib". Ini adalah bukti nyata bagaimana sebuah momen inspirasi sederhana dari Firman Tuhan dapat melahirkan sebuah warisan abadi dalam musik rohani.
Jadi, di balik melodi dan lirik yang megah itu, ada kisah tentang seorang pria bernama Bob Pitcher yang, dalam renungannya akan Kitab Wahyu, begitu tersentuh oleh kebesaran dan keadilan Tuhan sehingga ia merasa terdorong untuk memberikan suara pada ayat-ayat tersebut, menghasilkan sebuah himne penyembahan yang akan bergema selama beberapa dekade.