Informasi Lagu
269
Nomor
Kode
NP 269
Buku
Nyanyian Pujian
Metronom
0
Pencipta Lagu
Charles H. Gabriel
Pencipta Syair
Rufus H. McDaniel
Cross Ref.
PKJ 239, KK 593, NKI 212
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 4 bait
Perubahan ajaib sungguh kualami, Sejak kuterima Yesus! Hidupku disinari terang surgawi, Sejak kuterima Yesus! Sejak kuterima Yesus, Sejak kuterima Yesus, Bermegah jiwaku, sukacita penuh, Sejak kuterima Yesus!
Ku berpaling sekarang ke jalan benar, Sejak kuterima Yesus! Terhapuslah segra dosaku yang besar, Sejak kuterima Yesus!
Skarang harapan dan selamatku penuh, Sejak kuterima Yesus! Aku tak bimbang lagi, hatiku teguh, Sejak kuterima Yesus!
Tersedia di surga tempat bagiku, Sejak kuterima Yesus! Ku menuju ke sana, senang hatiku, Sejak kuterima Yesus!
Slide Lirik 5 slide
Slide 1 — NP 269 1
Slide 2 — NP 269 2
Slide 3 — NP 269 3
Slide 4 — NP 269 4
Slide 5 — NP 269 5
Partitur / Not
Partitur Chord NP 269
Sejarah Lagu
Kisah di balik lagu **"Sejak Kuterima Yesus" (Since Jesus Came into My Heart)** adalah sebuah narasi tentang iman yang teruji oleh duka yang mendalam. Lagu ini ditulis oleh **Rufus H. McDaniel** (lirik) dan dikomposisi oleh **Charles H. Gabriel** (musik) pada tahun 1914.

Berikut adalah detail kisah di baliknya:

### 1. Tragedi Keluarga McDaniel
Rufus H. McDaniel adalah seorang pendeta gereja *Disciples of Christ* yang dikenal sangat setia. Namun, hidupnya tidak lepas dari penderitaan. Fokus utama dari kisah lagu ini adalah mengenai **putranya yang bernama Paul**.

Pada awal tahun 1900-an, Paul McDaniel menderita sakit parah. Dalam kondisi tersebut, ia mengalami krisis iman dan pergumulan batin yang sangat hebat. Selama masa-masa kritis itu, Paul terus berjuang untuk menemukan kedamaian rohani.

### 2. Momen Pertobatan yang Menjadi Inspirasi
Setelah melalui proses pergumulan yang panjang, Paul akhirnya mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus. Dalam momen pertobatan itu, ia menemukan damai sejahtera yang melampaui pengertiannya. Ia mengungkapkan kepada ayahnya bahwa hidupnya benar-benar berubah; kegelapan di hatinya telah digantikan oleh terang kasih Tuhan.

Perubahan drastis dalam hidup anaknya inilah yang menyentuh hati Rufus H. McDaniel secara mendalam. Ia melihat bagaimana kasih Kristus mampu mengubah ketakutan dan kekosongan menjadi sukacita yang meluap. Terinspirasi oleh pengalaman anaknya, McDaniel menuliskan lirik lagu ini sebagai bentuk kesaksian pribadi akan kuasa transformasi Yesus.

### 3. Kolaborasi dengan Charles H. Gabriel
Setelah menulis lirik tersebut, McDaniel mengirimkannya kepada **Charles H. Gabriel**, salah satu komposer musik rohani paling produktif dan berpengaruh pada zamannya (yang juga menulis lagu seperti *His Eye is on the Sparrow*).

Gabriel segera melihat kedalaman spiritual dalam lirik tersebut. Ia menciptakan melodi yang ceria, penuh semangat, dan berirama *upbeat* yang mencerminkan isi liriknya: sebuah luapan sukacita seseorang yang telah diselamatkan. Lagu ini kemudian diterbitkan pada tahun 1914.

### 4. Makna Lagu
Lirik lagu ini menggambarkan transformasi total seseorang setelah menerima Yesus:
* **Perubahan Pandangan:** *"Dahulu gelap, kini terang"* (dunia yang tadinya suram menjadi indah).
* **Perubahan Tujuan:** *"Sejak kuterima Yesus"* (fokus hidup berubah dari diri sendiri ke arah Tuhan).
* **Kepastian:** Lagu ini menekankan bahwa perubahan itu nyata, bukan sekadar teori, melainkan pengalaman hidup yang dirasakan setiap hari.

### Mengapa Lagu Ini Begitu Populer?
Lagu ini bertahan melintasi zaman karena kejujurannya. Ia tidak berbicara tentang hidup yang tanpa masalah, melainkan tentang **hadirat Yesus** yang menyertai di tengah-tengah badai kehidupan. Bait demi bait lagu ini menjadi pengingat bagi banyak orang Kristen bahwa sukacita sejati tidak datang dari keadaan luar, melainkan dari "Yesus yang ada di dalam hati."

Dalam banyak kebaktian, lagu ini sering dinyanyikan dengan tempo cepat sebagai lagu pujian yang membangkitkan semangat, menjadi pengingat bagi jemaat akan sukacita "pertama kali" mereka mengenal Kristus—sebuah sukacita yang juga dirasakan oleh Paul McDaniel di akhir hidupnya.