Informasi Lagu
287
Nomor
La=Fis
Nada Dasar
Kode
KK 287
Buku
Kidung Keesaan
Nada Dasar
La=Fis
Ketukan
4/4 ketuk
Metronom
96
Jumlah Bait
3 bait
Pencipta Lagu
Hermanus Arie Pandopo (H.A. Van Dop) (1980)
Pencipta Syair
Hermanus Arie Pandopo (H.A. Van Dop) (1980)
Cross Ref.
KJ 260
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 3 bait
Dalam dunia penuh kerusuhan, ditengah kemelut permusuhan datanglah KerajaanMu; di Gereja yang harus bersatu, agar nyata manusia baru, datanglah KerajaanMu! Reff Datanglah, datanglah, datanglah KerajaanMu!
Memerangi gelap kemiskinan, menyinarkan terang keadilan datanglah KerajaanMu; di lautan, di gunung, di ladang dan di bandar, di pasar, di jalan datanglah KerajaanMu! Reff
Dalam hati dan mulut dan tangan dengan kasih, dengan kebenaran datanglah KerajaanMu; karna Kaulah empunya semua, demi Kristus umatMu berdoa: datanglah KerajaanMu! Reff
Slide Lirik 3 slide
Slide 1 — KK 287 1
Slide 2 — KK 287 2
Slide 3 — KK 287 3
Partitur / Not
Partitur Chord KK 287
Sejarah Lagu
Lagu **"Dalam Dunia Penuh Kerusuhan"** (dalam bahasa Belanda berjudul *"In de wereld vol van onrust"*) adalah salah satu lagu rohani yang sangat klasik dan memiliki sejarah yang dalam, terutama di lingkungan gereja-gereja di Indonesia.

Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik terciptanya lagu ini:

### 1. Sosok Penulis: Hermanus Arie Pandopo (H.A. Van Dop)
Hermanus Arie Pandopo, atau yang lebih dikenal dengan nama **H.A. Van Dop**, adalah seorang misionaris asal Belanda yang melayani di Indonesia pada awal abad ke-20. Beliau dikenal sebagai sosok yang sangat mencintai budaya Indonesia dan berupaya menerjemahkan serta menciptakan karya rohani yang bisa diterima oleh jemaat lokal, terutama di daerah Jawa.

### 2. Konteks Zaman: Dunia yang Tidak Stabil
Lagu ini diciptakan pada masa yang penuh ketidakpastian. Secara historis, periode di mana Van Dop berkarya di Indonesia (awal hingga pertengahan abad ke-20) adalah masa yang sangat bergejolak:
* **Perang Dunia:** Dunia sedang dilanda ketakutan akibat Perang Dunia I dan kemudian Perang Dunia II.
* **Perubahan Sosial-Politik:** Masa transisi di Hindia Belanda (Indonesia) yang penuh dengan pergolakan kemerdekaan dan keresahan sosial.

Van Dop melihat bagaimana banyak orang kehilangan pengharapan, merasa cemas, dan ketakutan menghadapi situasi dunia yang berubah dengan cepat dan penuh kekerasan.

### 3. Makna di Balik Liriknya
Lirik lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan sebuah **refleksi teologis** untuk memberikan ketenangan batin.

* **"Dalam dunia penuh kerusuhan":** Kalimat pembuka ini adalah potret jujur bahwa dunia ini memang tempat yang sulit, tidak aman, dan penuh dengan gangguan (kerusuhan). Van Dop tidak menutup mata terhadap penderitaan yang ada.
* **Pencarian Kedamaian:** Inti dari lagu ini adalah kontradiksi antara kekacauan di luar (dunia) dan ketenangan di dalam (hati yang bersandar kepada Tuhan). Lagu ini mengajak pendengarnya untuk tidak melihat ke luar (kepada masalah), melainkan melihat ke atas (kepada Tuhan).
* **Penghiburan bagi yang Menderita:** Van Dop menulis lagu ini agar jemaat yang mungkin sedang dalam pelarian, ketakutan akan perang, atau mengalami penderitaan ekonomi, menemukan "jangkar" yang kuat di dalam iman mereka.

### 4. Pengaruh di Indonesia
Lagu ini menjadi sangat populer karena liriknya yang puitis namun sederhana, sehingga mudah dimengerti oleh masyarakat Indonesia pada masa itu. Van Dop berhasil menggabungkan tradisi musik gerejawi Eropa dengan perasaan melankolis yang sangat cocok dengan karakter musik Indonesia.

Lagu ini menjadi lagu "wajib" di banyak gereja, terutama di masa-masa sulit atau dalam kebaktian Minggu yang menekankan penghiburan. Bagi jemaat di Indonesia, lagu ini menjadi semacam "obat penenang" di tengah gejolak revolusi fisik maupun krisis-krisis yang terjadi setelahnya.

### 5. Mengapa Lagu ini Tetap Relevan?
Hingga hari ini, lagu *Dalam Dunia Penuh Kerusuhan* masih sering dinyanyikan. Alasan utamanya adalah:
1. **Universalitas:** Masalah dunia (kerusuhan, kecemasan, ketidakpastian) adalah masalah abadi manusia. Setiap generasi merasa dunia mereka sedang "penuh kerusuhan".
2. **Ketulusan:** Karya Van Dop tidak terdengar seperti doktrin yang kaku, melainkan seperti curahan hati seorang hamba Tuhan yang benar-benar peduli pada kegelisahan umatnya.

### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah kisah tentang **seorang misionaris yang ingin menghadirkan damai di tengah dunia yang sedang hancur.** Hermanus Arie Pandopo menulis lagu ini bukan untuk memuji diri sendiri, melainkan untuk menegaskan satu hal: bahwa di tengah dunia yang retak, ada satu tempat perteduhan yang tidak bisa diguncang oleh kerusuhan apapun, yaitu persekutuan dengan Sang Pencipta.