KPPK
Nama-Nya Ajaib
His Name Is Wonderful
Informasi Lagu
29
Nomor
Kode
KPPK 29
Buku
Kidung Puji-Pujian Kristen
Metronom
0
Cross Ref.
PKJ 3, BLP 34
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
1 bait
Nama-Nya ajaib, Nama-Nya ajaib,
Nama-Nya ajaib, Yesus Tuhan.
Raja Mahakuasa, Tuhan Mahaada,
Nama-Nya ajaib, Yesus Tuhan.
Gembala yang baik,
batu karang kokoh, Allah Mahakuasa.
Sujud pada-Nya, dan menyembah Dia,
Nama-Nya ajaib, Yesus Tuhan.
Slide Lirik
2 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Cross Reference
Sama Tema
Kebaktian Umum - Allah Tritunggal
Juruselamat yang Ajaib
KPPK
Allah Mahakuasa
KPPK
Mulia bagi Allah
KPPK
Kasih Allah
KPPK
Mulia
KPPK
Yesus, Pengasih Jiwaku
KPPK
Sewaktu Kuingat Yesus
KPPK
Dialah Juruselamatku
KPPK
Kristus Tuhan, Raja Dunia
KPPK
Yesus yang Ajaib
KPPK
Yesus, Tuhanku
KPPK
Indahlah Yesus
KPPK
Tuhan yang Kukasihi
KPPK
Nama-Nya Yesus
KPPK
Nama Yesus
KPPK
Yesus Anak Allah
KPPK
Nama Yesus yang Ajaib
KPPK
Puji Nama Yesus
KPPK
Puji Tuhan, Allah Penebusku
KPPK
Tuhanku yang Ajaib
KPPK
'Ku Bernyanyi Puji Yesus
KPPK
'Ku Memuji Penebusku
KPPK
Yesus, Nama Mahamulia
KPPK
Anug'rah Kristus Besarlah!
KPPK
Sejarah Lagu
Lagu **"Ajaib Nama-Nya"** (judul asli bahasa Inggris: *His Name Is Wonderful*) adalah salah satu lagu pujian (hymn) yang paling dicintai di dunia. Diciptakan oleh **Audrey Mieir** pada tahun 1959, kisah di balik lagu ini sangat menyentuh dan berakar pada pengalaman pribadi yang sederhana namun mendalam.
Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan lagu tersebut:
### 1. Sosok Audrey Mieir
Audrey Mieir (1916–1996) adalah seorang penyanyi, pianis, dan komposer lagu-lagu rohani asal Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat religius dan sering bekerja sama dengan penginjil terkenal, Billy Graham, dalam berbagai kampanye penginjilan (crusades). Bakat musiknya sering ia gunakan untuk membawa pesan iman kepada banyak orang.
### 2. Inspirasi di Balik Lagu
Kisah penciptaan lagu ini terjadi pada tahun 1959. Saat itu, Audrey Mieir sedang mempersiapkan diri untuk memimpin sesi pujian dalam sebuah kebaktian di gereja.
Menurut catatan sejarah musik rohani, inspirasi lagu ini datang ketika Audrey sedang merenungkan **keagungan karakter Yesus Kristus**. Ia merasa kagum betapa nama "Yesus" bukan sekadar sebuah nama, melainkan sebuah realitas yang membawa damai, kekuatan, dan kasih yang melampaui pemahaman manusia.
Ia duduk di depan pianonya, mencoba menuangkan perasaan takjubnya terhadap pribadi Yesus ke dalam melodi dan lirik. Ia ingin menulis lagu yang sederhana agar siapa pun—baik orang dewasa maupun anak-anak—bisa menyanyikannya dan merasakan kehadiran Tuhan saat menyebut nama-Nya.
### 3. Makna Lirik yang Mendalam
Lirik lagu ini disusun dengan pola repetisi yang sangat efektif untuk menyampaikan rasa takjub:
* **"His Name is Wonderful"**: Menekankan bahwa Yesus itu ajaib/mengagumkan.
* **"My Jesus, My Lord"**: Menunjukkan hubungan pribadi (inklusif/personal).
* **"He is the Mighty King, The Master of everything"**: Mengakui otoritas dan kedaulatan Tuhan atas semesta.
Audrey ingin menekankan bahwa ketika seseorang merasa takut, lemah, atau bimbang, hanya dengan menyebut "Nama-Nya", seseorang bisa menemukan perlindungan dan kuasa yang ilahi.
### 4. Penyebaran yang Luas
Setelah lagu ini selesai ditulis, Audrey Mieir membagikannya kepada tim Billy Graham. Lagu ini segera menjadi favorit dalam kampanye-kampanye penginjilan di seluruh dunia. Melodinya yang lembut namun megah membuatnya sangat mudah diingat (*memorable*).
Tak lama kemudian, lagu ini diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa, termasuk Bahasa Indonesia ("Ajaib Nama-Nya"). Karena kesederhanaan dan kedalaman teologisnya, lagu ini sering dinyanyikan dalam berbagai momen gerejawi, mulai dari ibadah mingguan, sekolah minggu, hingga acara pernikahan dan pemakaman.
### 5. Warisan Audrey Mieir
Audrey Mieir sendiri pernah mengatakan dalam banyak kesempatan bahwa ia tidak merasa dirinya sebagai "pencipta" yang hebat, melainkan hanya sebagai **"alat"** yang dipakai Tuhan untuk menuliskan perasaan syukur umat manusia kepada Penciptanya.
**Lirik Utama (Bahasa Indonesia):**
> *Ajaib Nama-Nya, Ajaib Nama-Nya,*
> *Ajaib Nama-Nya, Yesus Tuhanku.*
> *Dialah Raja yang mulia,*
> *Pencipta segalanya,*
> *Ajaib Nama-Nya, Yesus Tuhanku.*
Hingga hari ini, lagu ini tetap menjadi salah satu lagu yang paling sering dinyanyikan di gereja-gereja karena pesan utamanya yang tidak lekang oleh waktu: **bahwa di dalam nama Yesus, ada pengharapan yang ajaib.**
Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan lagu tersebut:
### 1. Sosok Audrey Mieir
Audrey Mieir (1916–1996) adalah seorang penyanyi, pianis, dan komposer lagu-lagu rohani asal Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat religius dan sering bekerja sama dengan penginjil terkenal, Billy Graham, dalam berbagai kampanye penginjilan (crusades). Bakat musiknya sering ia gunakan untuk membawa pesan iman kepada banyak orang.
### 2. Inspirasi di Balik Lagu
Kisah penciptaan lagu ini terjadi pada tahun 1959. Saat itu, Audrey Mieir sedang mempersiapkan diri untuk memimpin sesi pujian dalam sebuah kebaktian di gereja.
Menurut catatan sejarah musik rohani, inspirasi lagu ini datang ketika Audrey sedang merenungkan **keagungan karakter Yesus Kristus**. Ia merasa kagum betapa nama "Yesus" bukan sekadar sebuah nama, melainkan sebuah realitas yang membawa damai, kekuatan, dan kasih yang melampaui pemahaman manusia.
Ia duduk di depan pianonya, mencoba menuangkan perasaan takjubnya terhadap pribadi Yesus ke dalam melodi dan lirik. Ia ingin menulis lagu yang sederhana agar siapa pun—baik orang dewasa maupun anak-anak—bisa menyanyikannya dan merasakan kehadiran Tuhan saat menyebut nama-Nya.
### 3. Makna Lirik yang Mendalam
Lirik lagu ini disusun dengan pola repetisi yang sangat efektif untuk menyampaikan rasa takjub:
* **"His Name is Wonderful"**: Menekankan bahwa Yesus itu ajaib/mengagumkan.
* **"My Jesus, My Lord"**: Menunjukkan hubungan pribadi (inklusif/personal).
* **"He is the Mighty King, The Master of everything"**: Mengakui otoritas dan kedaulatan Tuhan atas semesta.
Audrey ingin menekankan bahwa ketika seseorang merasa takut, lemah, atau bimbang, hanya dengan menyebut "Nama-Nya", seseorang bisa menemukan perlindungan dan kuasa yang ilahi.
### 4. Penyebaran yang Luas
Setelah lagu ini selesai ditulis, Audrey Mieir membagikannya kepada tim Billy Graham. Lagu ini segera menjadi favorit dalam kampanye-kampanye penginjilan di seluruh dunia. Melodinya yang lembut namun megah membuatnya sangat mudah diingat (*memorable*).
Tak lama kemudian, lagu ini diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa, termasuk Bahasa Indonesia ("Ajaib Nama-Nya"). Karena kesederhanaan dan kedalaman teologisnya, lagu ini sering dinyanyikan dalam berbagai momen gerejawi, mulai dari ibadah mingguan, sekolah minggu, hingga acara pernikahan dan pemakaman.
### 5. Warisan Audrey Mieir
Audrey Mieir sendiri pernah mengatakan dalam banyak kesempatan bahwa ia tidak merasa dirinya sebagai "pencipta" yang hebat, melainkan hanya sebagai **"alat"** yang dipakai Tuhan untuk menuliskan perasaan syukur umat manusia kepada Penciptanya.
**Lirik Utama (Bahasa Indonesia):**
> *Ajaib Nama-Nya, Ajaib Nama-Nya,*
> *Ajaib Nama-Nya, Yesus Tuhanku.*
> *Dialah Raja yang mulia,*
> *Pencipta segalanya,*
> *Ajaib Nama-Nya, Yesus Tuhanku.*
Hingga hari ini, lagu ini tetap menjadi salah satu lagu yang paling sering dinyanyikan di gereja-gereja karena pesan utamanya yang tidak lekang oleh waktu: **bahwa di dalam nama Yesus, ada pengharapan yang ajaib.**