Informasi Lagu
193
Nomor
Kode
GB 193
Buku
Gita Bakti
Metronom
0
Cross Ref.
NP 88
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 4 bait
Ya Roh Kudus, Kau tinggallah di dalam hatiku; sinarilah nuraniku halaukan yang gelap. Tinggallah, tinggallah, Roh Kudus, Kau tinggallah. Embuskanlah kuasa-Mu dan sucikan hatiku.
Ya Roh Kudus taklukkanlah keras kepalaku. Ajarku turut firman-Mu Dan ikut maksud-Mu.
Ya Roh Kudus kobarkanlah semangat hidupku; nyalakan api kasih-Mu di dalam hatiku.
Ya Roh Kudus berkugsalah di dalam hidupku, hingga menyatu dalam-Mu dan hidup bagi-Mu.
Slide Lirik 3 slide
Slide 1 — GB 193 1
Slide 2 — GB 193 2
Slide 3 — GB 193 3
Partitur / Not
Partitur Chord GB 193
Cross Reference
Sejarah Lagu
Lagu pujian (hymn) yang Anda maksud, **"Breathe on Me, Breath of God"** (dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai *"Ya Roh Kudus, Sucikan"*), memiliki kisah yang mendalam di balik penciptaannya.

Penting untuk dicatat bahwa lagu ini melibatkan dua tokoh besar dalam dunia musik rohani, namun dengan peran yang berbeda: **Edwin Hatch** (penulis lirik asli) dan **B.B. McKinney** (komposer melodi yang paling populer digunakan saat ini).

Berikut adalah detail kisahnya:

### 1. Edwin Hatch: Penulis Lirik (1878)
Edwin Hatch (1835–1889) adalah seorang pendeta Gereja Inggris dan seorang profesor sejarah gerejawi di Oxford. Ia adalah pria yang intelektual namun memiliki kerohanian yang sangat dalam.

Lirik lagu ini ditulis pada tahun 1878. Konon, Hatch menulis puisi ini sebagai bentuk kerinduannya akan pembaruan spiritual. Ia tidak menulisnya sebagai lirik lagu untuk dinyanyikan di konser, melainkan sebagai sebuah doa pribadi.

* **Makna di balik liriknya:** Hatch terinspirasi dari kisah penciptaan manusia dalam **Kejadian 2:7**, di mana Tuhan menghembuskan "napas kehidupan" ke dalam hidung manusia. Ia juga merujuk pada **Yohanes 20:22**, di mana Yesus menghembusi para murid-Nya dengan Roh Kudus.
* Pesan utamanya adalah permohonan agar Roh Kudus masuk ke dalam jiwa manusia, menyucikan keinginan, membersihkan hati, dan menyatukan kehendak manusia dengan kehendak Tuhan. Lirik aslinya adalah sebuah puisi pendek namun sangat padat akan teologi tentang penyucian dan kekudusan.

### 2. B.B. McKinney: Sang Komposer (1939)
Meskipun liriknya ditulis oleh Hatch pada 1878, lagu ini pada awalnya tidak langsung meledak. Beberapa musisi mencoba membuat melodinya, namun melodi yang paling ikonik dan mendunia saat ini diciptakan oleh **Baylus Benjamin McKinney** (dikenal sebagai B.B. McKinney) pada tahun 1939.

* **Siapa McKinney?** B.B. McKinney adalah seorang tokoh musik gereja yang sangat berpengaruh dari Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai komposer yang mampu menggabungkan lirik-lirik klasik dengan melodi yang mudah diingat (populer di kalangan gereja Baptis).
* **Konteks 1939:** Saat itu, dunia sedang berada di ambang Perang Dunia II. Suasana dunia sangat kelam dan penuh ketidakpastian. McKinney merasa perlu ada lagu yang membawa jiwa manusia kembali kepada ketenangan dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Ia mengambil puisi doa milik Hatch dan memberikan sentuhan musik yang syahdu namun kuat.

### Makna Spiritual "Breathe on Me"
Liriknya secara detail menggambarkan proses "pembersihan" spiritual:
1. **"Breathe on me, Breath of God"**: Memohon napas Tuhan untuk memberikan hidup baru.
2. **"Fill me with life anew"**: Permohonan agar Tuhan membuang segala sesuatu yang "mati" atau berdosa dalam diri manusia.
3. **"That I may love what Thou dost love"**: Ini adalah puncak dari permohonan tersebut—bukan sekadar meminta berkat, tetapi meminta agar "selera" atau keinginan hati manusia diselaraskan dengan apa yang Tuhan sukai.

### Mengapa Lagu ini Tetap Relevan?
Lagu ini bertahan lebih dari satu abad karena kejujurannya. Tidak ada klaim kehebatan manusia di dalamnya. Lagu ini murni sebuah **doa pertobatan dan penyerahan diri**.

Di banyak gereja di seluruh dunia, lagu ini sering dinyanyikan sebagai lagu pengiring saat perjamuan kudus atau saat doa syafaat, karena liriknya yang bersifat introspektif (melihat ke dalam diri sendiri).

Jadi, kisah di balik lagu ini adalah perpaduan antara **intelektualisme teologis Edwin Hatch** yang menuliskan doa permohonan kudus, dan **kemampuan musikal B.B. McKinney** yang membungkus doa tersebut dalam melodi yang menyentuh hati jutaan orang hingga hari ini.
Kembali ke GB