NP
Tuhan yang Memimpin Aku
All the Way My Savior Leads Me
Informasi Lagu
152
Nomor
Kode
NP 152
Buku
Nyanyian Pujian
Metronom
0
Pencipta Lagu
Robert Lowry
Pencipta Syair
Fanny J. Crosby
Cross Ref.
KJ 408, KPPK 241, KK 510, NKI 286
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
Tuhan yang memimpin aku; Apa yang kutakutkan?
RahmatNya sungguh melimpah dan menjadi naungan.
Aman, damai kumiliki karna harap padaNya;
Apapun menimpa aku tentu Yesus trus serta;
Apapun menimpa aku tentu Yesus trus serta.
Tuhan yang memimpin aku pada jalan berliku;
AnugrahNya tersedia meliputi hidupku.
Air hayat dipancarkan dan dahagaku hilang;
Roti hidup dibrikanNya sampai jiwaku kenyang;
Roti hidup dibrikanNya sampai jiwaku kenyang.
Tuhan yang memimpin aku dengan kasih sayangNya;
DibawaNya ku ke surga bagai ahli warisNya.
Dalam surga rumah Bapa tlah menunggu Tuhanku;
"Haleluya!" berkumandang; Yesuslah Pemimpinku;
"Haleluya!" berkumandang; Yesuslah Pemimpinku.
Slide Lirik
6 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Kisah di balik lagu **"All the Way My Savior Leads Me"** (Tuhan yang Memimpin Aku) adalah salah satu cerita yang paling menyentuh dalam sejarah lagu rohani Kristen, karena melibatkan persahabatan antara dua raksasa musik gerejawi: **Fanny J. Crosby** (penulis lirik) dan **Robert Lowry** (komposer).
Berikut adalah detail kisah di balik terciptanya lagu tersebut:
### 1. Sosok di Balik Lirik: Fanny J. Crosby
Fanny J. Crosby adalah seorang wanita yang buta sejak usia enam minggu. Meski kehilangan penglihatannya, ia menjadi penulis lagu rohani paling produktif dalam sejarah, dengan lebih dari 8.000 lagu. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat bersyukur dan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah hidupnya.
### 2. Momen "Kebutuhan yang Mendesak"
Kisah terciptanya lagu ini terjadi pada tahun 1874. Pada saat itu, Fanny sedang mengalami kesulitan keuangan. Ia sangat membutuhkan uang untuk kebutuhan hidupnya, namun ia adalah orang yang sangat tidak suka meminta-minta atau meminjam uang. Ia memiliki prinsip untuk selalu mengandalkan penyediaan Tuhan secara langsung.
Suatu hari, Fanny berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan mengenai kebutuhan finansialnya yang mendesak. Ia merasa sangat tertekan, namun ia tetap memilih untuk percaya bahwa Tuhan akan memelihara hidupnya.
### 3. Jawaban Tuhan melalui Robert Lowry
Tepat setelah ia selesai berdoa, seorang teman datang mengunjunginya. Orang tersebut memberikan sejumlah uang kepada Fanny sebagai tanda kasih, yang jumlahnya **tepat sesuai dengan kebutuhan yang baru saja ia doakan** kepada Tuhan.
Fanny merasa sangat terharu dan takjub akan bagaimana Tuhan menjawab doanya secara spesifik dan tepat waktu. Ia merasa bahwa Tuhan benar-benar "menuntunnya sepanjang jalan" (all the way), bahkan dalam hal-hal kecil sekalipun.
Dengan penuh sukacita dan rasa syukur yang meluap-luap, Fanny segera mengambil pena dan mulai menuliskan lirik lagu tersebut. Ia ingin mengungkapkan keyakinan imannya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya, baik dalam kelimpahan maupun kekurangan, dalam suka maupun duka.
### 4. Peran Robert Lowry
Fanny kemudian memberikan lirik tersebut kepada **Robert Lowry**, seorang pendeta dan musisi berbakat. Lowry, yang memang sering bekerja sama dengan Fanny, segera merespons lirik tersebut dengan melodi yang lembut, tenang, dan penuh penyerahan diri. Ia berhasil menangkap esensi dari puisi Fanny ke dalam alunan musik yang menguatkan.
### Makna Lirik yang Mendalam
Lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan sebuah pengakuan iman.
* **"All the way my Savior leads me"**: Pengakuan bahwa setiap langkah hidup, baik itu jalan yang terjal maupun yang rata, sudah diatur oleh Tuhan.
* **"What have I to ask beside"**: Sebuah pernyataan retoris bahwa jika Tuhan sudah memimpin, maka tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan dalam hidup ini.
* **"For I know whate'er befall me, Jesus doeth all things well"**: Bagian yang paling menyentuh, menegaskan bahwa dalam setiap kejadian buruk atau baik (whate'er befall), Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang baik bagi kita.
### Kesimpulan
Lagu ini menjadi bukti nyata dari kehidupan Fanny J. Crosby yang meskipun hidup dalam kegelapan fisik, namun memiliki "penglihatan" rohani yang sangat tajam. Lagu ini terus dinyanyikan hingga hari ini sebagai pengingat bagi jutaan orang Kristen bahwa **tangan Tuhan yang tidak terlihat selalu menuntun kita** di sepanjang perjalanan hidup, bahkan saat kita merasa tidak tahu harus melangkah ke mana.
Setiap kali kita menyanyikan lagu ini, kita sebenarnya sedang mendengarkan kisah tentang seorang wanita buta yang di tengah himpitan ekonomi, memilih untuk berhenti sejenak dan bersyukur karena Tuhan telah memimpin langkahnya "sepanjang jalan."
Berikut adalah detail kisah di balik terciptanya lagu tersebut:
### 1. Sosok di Balik Lirik: Fanny J. Crosby
Fanny J. Crosby adalah seorang wanita yang buta sejak usia enam minggu. Meski kehilangan penglihatannya, ia menjadi penulis lagu rohani paling produktif dalam sejarah, dengan lebih dari 8.000 lagu. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat bersyukur dan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah hidupnya.
### 2. Momen "Kebutuhan yang Mendesak"
Kisah terciptanya lagu ini terjadi pada tahun 1874. Pada saat itu, Fanny sedang mengalami kesulitan keuangan. Ia sangat membutuhkan uang untuk kebutuhan hidupnya, namun ia adalah orang yang sangat tidak suka meminta-minta atau meminjam uang. Ia memiliki prinsip untuk selalu mengandalkan penyediaan Tuhan secara langsung.
Suatu hari, Fanny berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan mengenai kebutuhan finansialnya yang mendesak. Ia merasa sangat tertekan, namun ia tetap memilih untuk percaya bahwa Tuhan akan memelihara hidupnya.
### 3. Jawaban Tuhan melalui Robert Lowry
Tepat setelah ia selesai berdoa, seorang teman datang mengunjunginya. Orang tersebut memberikan sejumlah uang kepada Fanny sebagai tanda kasih, yang jumlahnya **tepat sesuai dengan kebutuhan yang baru saja ia doakan** kepada Tuhan.
Fanny merasa sangat terharu dan takjub akan bagaimana Tuhan menjawab doanya secara spesifik dan tepat waktu. Ia merasa bahwa Tuhan benar-benar "menuntunnya sepanjang jalan" (all the way), bahkan dalam hal-hal kecil sekalipun.
Dengan penuh sukacita dan rasa syukur yang meluap-luap, Fanny segera mengambil pena dan mulai menuliskan lirik lagu tersebut. Ia ingin mengungkapkan keyakinan imannya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya, baik dalam kelimpahan maupun kekurangan, dalam suka maupun duka.
### 4. Peran Robert Lowry
Fanny kemudian memberikan lirik tersebut kepada **Robert Lowry**, seorang pendeta dan musisi berbakat. Lowry, yang memang sering bekerja sama dengan Fanny, segera merespons lirik tersebut dengan melodi yang lembut, tenang, dan penuh penyerahan diri. Ia berhasil menangkap esensi dari puisi Fanny ke dalam alunan musik yang menguatkan.
### Makna Lirik yang Mendalam
Lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan sebuah pengakuan iman.
* **"All the way my Savior leads me"**: Pengakuan bahwa setiap langkah hidup, baik itu jalan yang terjal maupun yang rata, sudah diatur oleh Tuhan.
* **"What have I to ask beside"**: Sebuah pernyataan retoris bahwa jika Tuhan sudah memimpin, maka tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan dalam hidup ini.
* **"For I know whate'er befall me, Jesus doeth all things well"**: Bagian yang paling menyentuh, menegaskan bahwa dalam setiap kejadian buruk atau baik (whate'er befall), Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang baik bagi kita.
### Kesimpulan
Lagu ini menjadi bukti nyata dari kehidupan Fanny J. Crosby yang meskipun hidup dalam kegelapan fisik, namun memiliki "penglihatan" rohani yang sangat tajam. Lagu ini terus dinyanyikan hingga hari ini sebagai pengingat bagi jutaan orang Kristen bahwa **tangan Tuhan yang tidak terlihat selalu menuntun kita** di sepanjang perjalanan hidup, bahkan saat kita merasa tidak tahu harus melangkah ke mana.
Setiap kali kita menyanyikan lagu ini, kita sebenarnya sedang mendengarkan kisah tentang seorang wanita buta yang di tengah himpitan ekonomi, memilih untuk berhenti sejenak dan bersyukur karena Tuhan telah memimpin langkahnya "sepanjang jalan."
Cross Reference
KJ 408, KPPK 241, KK 510, NKI 286
Di Jalanku 'Ku Diiring
KJ
Di Jalanku Diiringi
KK
Tuhan yang Pimpin Jalanku
KPPK
S'panjang Jalan Tuhan Pimpin
NKI
Yesus Bagaikan Gembala
NP
Ku Bersandar pada Yang Kekal
NP
Pimpin Aku, Allah Bapa
NP
Pimpin Aku, Allah Bapa
NP
Yesus, B'rilah Pimpinan
NP
Berjalan SertaNya
NP
Yesus, Cahaya Jiwaku
NP
Tuhan Menuntun Hidupku
NP
Tuhan Menjagamu
NP
Tiap Hari, Tiap Jam
NP
Yesus Kuperlukan
NP
Mulia SetiaMu
NP
Siang Sudah Lalu
NP
Bapa Surgawi Mem'liharaku
NP
Serta Tuhan
NP
Naungan Jiwaku
NP
Ya Allah, Kau Pertolongan
NP