Informasi Lagu
118
Nomor
Kode
NP 118
Buku
Nyanyian Pujian
Metronom
0
Pencipta Lagu
Daniel B. Towner
Pencipta Syair
Julia H. Johnston
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 3 bait
Kurnia yang indah penuh berkat, Tidak tersangka ku diberi; Dari Golgota, tempat laknat, Darah tertumpah mengampuni. Kurnia, kurnia, Kurnia yang tak patut kutrima; Kurnia, kurnia, Kurnia penghapus segnap dosa.
Dosa yang tak tersembunyikan, Kuasa mana pun tidak mempan; Namun darahNya menyucikan Hingga bersih dan penuh iman.
Kurnia besar sungguh tak terpri, Bagi insan beriman teguh; Bila kau rindu benar kini, Trimalah kurnia besar penuh.
Partitur / Not
Partitur Chord NP 118
Sejarah Lagu
Lagu **"Kurnia yang Indah Penuh Berkat"** (judul asli bahasa Inggris: ***"Grace Greater Than Our Sin"***) adalah salah satu himne Kristen yang paling dicintai di dunia. Kisah di balik lagu ini merupakan perpaduan antara bakat musik yang luar biasa dan pemahaman teologis yang mendalam tentang kasih karunia Tuhan.

Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan lagu ini:

### 1. Penulis Lirik: Julia H. Johnston (1849–1919)
Julia Harriette Johnston adalah seorang wanita asal Peoria, Illinois, Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai penulis lagu rohani dan pemimpin sekolah Minggu yang berdedikasi. Julia memiliki pemahaman yang sangat kuat tentang doktrin Kristen, khususnya tentang anugerah (kasih karunia) Tuhan.

Pada tahun **1910**, Julia menulis puisi yang kemudian menjadi lirik lagu ini. Fokus utama tulisannya adalah bagaimana kasih karunia Allah selalu jauh lebih besar daripada dosa manusia, seburuk apa pun dosa itu. Ia terinspirasi dari ayat Alkitab dalam **Roma 5:20**: *"Tetapi di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah."*

### 2. Komposer Musik: Daniel B. Towner (1850–1919)
Daniel B. Towner adalah seorang komposer musik gereja dan direktur musik di *Moody Bible Institute* di Chicago. Ia adalah sosok yang sangat dihormati dalam dunia musik rohani pada masanya.

Dikisahkan bahwa ketika Julia Johnston memberikan lirik lagu tersebut kepada Towner, Towner sangat tersentuh. Ia segera merasakan kedalaman makna dari kata-kata yang ditulis oleh Julia. Towner kemudian menggubah melodi yang megah namun tetap khidmat, yang mampu membungkus pesan "kasih karunia yang meluap" dengan sangat baik.

### 3. Makna di Balik Liriknya
Lirik lagu ini dirancang untuk memberikan penghiburan bagi mereka yang merasa bahwa dosa mereka terlalu besar untuk diampuni oleh Tuhan.

* **Bait pertama:** Mengakui bahwa dosa dan kesalahan kita memang nyata dan berat, namun kasih karunia Tuhan yang terpancar di kayu salib jauh lebih besar.
* **Bait kedua:** Menekankan bahwa "semua dosa" kita, sekecil atau sebesar apa pun, telah ditanggung oleh Yesus.
* **Reff (Chorus):** Bagian yang paling ikonik, *"Grace, grace, God's grace, Grace that will pardon and cleanse within; Grace, grace, God's grace, Grace that is greater than all our sin!"* (Kasih karunia yang mengampuni dan menyucikan hati).

### 4. Dampak Lagu Ini
Sejak dipublikasikan pertama kali, lagu ini segera menjadi sangat populer di lingkungan gereja-gereja Injili di Amerika dan seluruh dunia. Lagu ini sering dinyanyikan dalam kebaktian-kebaktian penginjilan karena pesannya yang sangat relevan bagi setiap orang: **Tidak ada dosa yang tidak bisa dijangkau oleh anugerah Tuhan.**

Ada sebuah kutipan terkenal terkait lagu ini yang sering diucapkan oleh para pengkhotbah:
> *"Lagu ini bukan tentang betapa kecilnya dosa kita, tetapi tentang betapa besarnya Tuhan yang mengampuni kita."*

### Kesimpulan
Kisah lagu "Kurnia yang Indah Penuh Berkat" adalah kisah tentang dua orang pelayan Tuhan yang menggunakan bakat mereka untuk menegaskan kebenaran sentral dari iman Kristen. Julia Johnston memberikan pesan melalui kata-kata, dan Daniel Towner memberikan "nyawa" melalui melodi. Hingga lebih dari satu abad kemudian, lagu ini tetap dinyanyikan di banyak gereja (termasuk dalam Buku Nyanyian KJ atau NKB di Indonesia), terus mengingatkan umat manusia bahwa anugerah Tuhan senantiasa melampaui segala kesalahan kita.