NKB
Kristus yang Menjadi Dasar
Angularis Fundamentum
Informasi Lagu
112
Nomor
Kode
NKB 112
Buku
Nyanyikanlah Kidung Baru
Metronom
0
Pencipta Lagu
Dale Wood
Pencipta Syair
Tradisional Latin
Penerjemah
F. Suleeman
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
Kristus yang menjadi dasar dan kepala G’rejaNya,
yang terpilih dan mulia, menyatukan umatNya,
gunung batu kaum beriman dan tempat naungannya.
Kami datang hari ini dalam bakti dan sembah,
dan hampiri kami pula dalam kasihMu baka.
Doa kami, o dengarlah, berkatMu curahkanlah.
Mari puji Allah Bapa, mari puji PutraNya,
mari puji Roh Penghibur, ketiganya yang esa.
Satu dalam kemuliaan, ini dan selamanya.
Slide Lirik
3 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu **"Kristus yang Menjadi Dasar"** (dalam bahasa Inggris berjudul *"Christ Is Made the Sure Foundation"*) memiliki sejarah yang sangat panjang dan kaya, yang menjembatani spiritualitas abad pertengahan dengan musik gerejawi modern.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu ini:
### 1. Asal-Usul: Teks Latin Abad Pertengahan
Lirik aslinya bukan berasal dari masa modern, melainkan berasal dari sebuah himne Latin berjudul **"Urbs beata Hierusalem"** (Kota Yerusalem yang Bahagia). Himne ini diperkirakan ditulis oleh seorang penulis anonim pada **abad ke-7 atau ke-8**.
Secara teologis, lagu ini didasarkan pada ayat-ayat Alkitab seperti **Efesus 2:20-22** dan **1 Petrus 2:4-6**, yang menggambarkan Kristus sebagai "batu penjuru" (*angularis fundamentum*) di mana jemaat (gereja) dibangun sebagai bait Allah yang kudus.
### 2. Transisi ke Bahasa Inggris (John Mason Neale)
Selama berabad-abad, himne ini dinyanyikan dalam bahasa Latin di gereja-gereja Barat. Namun, pada tahun **1851**, seorang pendeta Anglikan dan sarjana bahasa, **John Mason Neale**, menerjemahkan dan mengadaptasi himne tersebut ke dalam bahasa Inggris.
Neale adalah tokoh penting dalam gerakan *Oxford* (yang mencoba menghidupkan kembali tradisi kuno gereja). Ia sangat tertarik dengan himne-himne kuno. Ia mengubah judulnya menjadi *"Christ Is Made the Sure Foundation"* dan menyesuaikannya dengan irama yang lebih akrab bagi telinga jemaat Inggris saat itu.
### 3. Musik dan Peran Dale Wood
Meskipun teksnya sangat kuno, nama **Dale Wood** yang Anda sebutkan berkaitan dengan perannya sebagai komposer dan penata musik gerejawi modern.
* **Siapa Dale Wood?** Dale Wood (1934–2003) adalah seorang komposer musik gereja Amerika yang sangat dihormati. Ia dikenal karena kemampuannya mengambil melodi-melodi klasik atau himne tradisional dan memberikan aransemen baru yang indah, baik untuk paduan suara maupun iringan organ.
* **Melodi "Westminster Abbey":** Lagu ini hampir selalu dinyanyikan dengan melodi bernama **"Westminster Abbey"**, yang diambil dari bagian akhir lagu *Anthem* karya **Henry Purcell** (1659–1695). Melodi ini sangat megah, kuat, dan dirancang untuk mencerminkan kekokohan batu penjuru itu sendiri.
* **Kontribusi Wood:** Dale Wood sering mengolah ulang komposisi ini untuk kebutuhan ibadah modern. Ia memastikan bahwa keagungan melodi Purcell tetap terjaga, namun dengan harmonisasi yang lebih kaya, sehingga himne ini tetap relevan dan megah saat dimainkan dengan organ gereja kontemporer.
### 4. Makna Teologis di Balik Liriknya
Daya tarik lagu ini terletak pada pesan utamanya yang bertahan melewati zaman:
* **Kristus sebagai Batu Penjuru:** Lagu ini mengingatkan bahwa gereja tidak dibangun di atas manusia, doktrin manusia, atau bangunan fisik, melainkan di atas Kristus sendiri.
* **Simbolisme "Kota Yerusalem":** Dalam teks aslinya, kota Yerusalem digambarkan sebagai simbol dari komunitas orang percaya (Gereja) yang "dibangun dari batu-batu hidup" yang ditempa melalui penderitaan dan kasih Allah.
* **Harapan Kekal:** Lagu ini memberikan kepastian bahwa meskipun dunia berubah dan bangunan fisik gereja bisa rusak, fondasi rohani umat Tuhan tetap kokoh selama-lamanya.
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah perjalanan sebuah naskah kuno dari biara-biara abad ke-7, diterjemahkan oleh semangat kebangkitan gerejawi abad ke-19 (Neale), dan dipoles oleh musisi abad ke-20 (Dale Wood) agar melodi megah Henry Purcell tetap bisa menggema di hati jemaat hari ini.
Saat kita menyanyikannya, kita sebenarnya sedang menyanyikan iman yang sama dengan orang-orang percaya dari 1.300 tahun yang lalu: **Bahwa Kristus adalah dasar yang tidak akan pernah goyah.**
Berikut adalah detail kisah di balik lagu ini:
### 1. Asal-Usul: Teks Latin Abad Pertengahan
Lirik aslinya bukan berasal dari masa modern, melainkan berasal dari sebuah himne Latin berjudul **"Urbs beata Hierusalem"** (Kota Yerusalem yang Bahagia). Himne ini diperkirakan ditulis oleh seorang penulis anonim pada **abad ke-7 atau ke-8**.
Secara teologis, lagu ini didasarkan pada ayat-ayat Alkitab seperti **Efesus 2:20-22** dan **1 Petrus 2:4-6**, yang menggambarkan Kristus sebagai "batu penjuru" (*angularis fundamentum*) di mana jemaat (gereja) dibangun sebagai bait Allah yang kudus.
### 2. Transisi ke Bahasa Inggris (John Mason Neale)
Selama berabad-abad, himne ini dinyanyikan dalam bahasa Latin di gereja-gereja Barat. Namun, pada tahun **1851**, seorang pendeta Anglikan dan sarjana bahasa, **John Mason Neale**, menerjemahkan dan mengadaptasi himne tersebut ke dalam bahasa Inggris.
Neale adalah tokoh penting dalam gerakan *Oxford* (yang mencoba menghidupkan kembali tradisi kuno gereja). Ia sangat tertarik dengan himne-himne kuno. Ia mengubah judulnya menjadi *"Christ Is Made the Sure Foundation"* dan menyesuaikannya dengan irama yang lebih akrab bagi telinga jemaat Inggris saat itu.
### 3. Musik dan Peran Dale Wood
Meskipun teksnya sangat kuno, nama **Dale Wood** yang Anda sebutkan berkaitan dengan perannya sebagai komposer dan penata musik gerejawi modern.
* **Siapa Dale Wood?** Dale Wood (1934–2003) adalah seorang komposer musik gereja Amerika yang sangat dihormati. Ia dikenal karena kemampuannya mengambil melodi-melodi klasik atau himne tradisional dan memberikan aransemen baru yang indah, baik untuk paduan suara maupun iringan organ.
* **Melodi "Westminster Abbey":** Lagu ini hampir selalu dinyanyikan dengan melodi bernama **"Westminster Abbey"**, yang diambil dari bagian akhir lagu *Anthem* karya **Henry Purcell** (1659–1695). Melodi ini sangat megah, kuat, dan dirancang untuk mencerminkan kekokohan batu penjuru itu sendiri.
* **Kontribusi Wood:** Dale Wood sering mengolah ulang komposisi ini untuk kebutuhan ibadah modern. Ia memastikan bahwa keagungan melodi Purcell tetap terjaga, namun dengan harmonisasi yang lebih kaya, sehingga himne ini tetap relevan dan megah saat dimainkan dengan organ gereja kontemporer.
### 4. Makna Teologis di Balik Liriknya
Daya tarik lagu ini terletak pada pesan utamanya yang bertahan melewati zaman:
* **Kristus sebagai Batu Penjuru:** Lagu ini mengingatkan bahwa gereja tidak dibangun di atas manusia, doktrin manusia, atau bangunan fisik, melainkan di atas Kristus sendiri.
* **Simbolisme "Kota Yerusalem":** Dalam teks aslinya, kota Yerusalem digambarkan sebagai simbol dari komunitas orang percaya (Gereja) yang "dibangun dari batu-batu hidup" yang ditempa melalui penderitaan dan kasih Allah.
* **Harapan Kekal:** Lagu ini memberikan kepastian bahwa meskipun dunia berubah dan bangunan fisik gereja bisa rusak, fondasi rohani umat Tuhan tetap kokoh selama-lamanya.
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah perjalanan sebuah naskah kuno dari biara-biara abad ke-7, diterjemahkan oleh semangat kebangkitan gerejawi abad ke-19 (Neale), dan dipoles oleh musisi abad ke-20 (Dale Wood) agar melodi megah Henry Purcell tetap bisa menggema di hati jemaat hari ini.
Saat kita menyanyikannya, kita sebenarnya sedang menyanyikan iman yang sama dengan orang-orang percaya dari 1.300 tahun yang lalu: **Bahwa Kristus adalah dasar yang tidak akan pernah goyah.**