KPJ
Nalika Ngambah Margi Kang Sepi
Informasi Lagu
446
Nomor
Kode
KPJ 446
Buku
Kidung Pasamuwan Jawi
Metronom
0
Cross Ref.
KK 648, NKB 173, GB 329
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
Nalika ngambah margi kang sepi,
giris uwas manah kula.
Sampun nilar kawula dhuh Gusti,
mugi tansah angamping ampingi.
Mlampah pyambak datan kedugi
Gusti mugi anganthi
Mrih gesang maedahi sesami
wah mulyakaken asmane Gusti
Kawula kesandhung ngantos dhawah,
karana karaos sayah
Gya kula rangkul salibe Gusti,
wit sihnya kula manggih basuki
Lamun thatit kilat sesamberan,
peteng ndhedhet lelimengan.
Manah kula kekes tan kantenan,
nanging Gusti paring pitulungan.
Slide Lirik
4 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Albert Edward Brumley memang adalah salah satu komposer lagu rohani Amerika yang sangat penting dan berpengaruh, terutama pada abad ke-20. Ia dikenal dengan lirik-liriknya yang sederhana, tulus, dan penuh pengharapan. Namun, lagu yang paling terkenal dan dominan dikaitkan dengan Albert E. Brumley adalah **"I'll Fly Away"**, bukan "Melewati Lembah Air Mata" atau "I Cannot Find The Way Alone".
Tema "melewati lembah air mata" sendiri sangat umum dalam lagu-lagu rohani, sering kali merujuk pada Mazmur 23 tentang "lembah kekelaman" atau pengalaman hidup yang sulit dan penuh penderitaan. Frasa "I Cannot Find The Way Alone" juga merupakan sentimen umum dalam banyak himne yang mengungkapkan ketergantungan pada Tuhan di tengah kesulitan. Tidak ada satu lagu spesifik dengan judul persis itu yang secara luas diakui sebagai karya Brumley.
Mungkin ada kebingungan karena Brumley adalah penulis lagu rohani yang sangat produktif, dan banyak lagunya membawa pesan pengharapan di tengah perjuangan hidup. Untuk memberikan Anda informasi yang paling relevan, saya akan menceritakan kisah di balik **Albert E. Brumley** dan karyanya yang paling ikonik, **"I'll Fly Away"**, serta sedikit konteks dengan musik rohani era Brumley.
---
### Siapa Albert Edward Brumley?
Albert Edward Brumley (1905-1977) adalah seorang komposer dan penerbit lagu gospel Amerika yang legendaris. Lahir di Indian Territory (sekarang Oklahoma) dari keluarga petani miskin, Brumley tumbuh dengan musik rohani tradisional dan "shape-note singing" yang populer di wilayah selatan Amerika Serikat.
Pada usia muda, ia meninggalkan pertanian untuk belajar musik di Hartford Musical Institute di Arkansas, yang didirikan oleh E.M. Bartlett. Di sanalah ia mengasah bakatnya dalam menulis lagu. Gaya Brumley sangat khas: lirik yang sederhana namun mendalam, melodi yang mudah diingat, dan pesan yang langsung menyentuh hati. Lagu-lagunya seringkali berpusat pada tema surga, penebusan, dan pengharapan Kristen.
### Kisah di Balik Lagu "I'll Fly Away" (Karya Albert E. Brumley yang Paling Terkenal)
**Waktu Penulisan:** 1929, pada puncak Depresi Hebat di Amerika Serikat.
**Konteks Kehidupan Brumley:** Saat itu, Brumley adalah seorang pemuda miskin yang bekerja keras di ladang kapas di ladang ayahnya di Oklahoma. Kehidupan sangat sulit bagi banyak orang di Amerika, dan Brumley tidak terkecuali. Ia juga sedang berjuang secara finansial dan spiritual.
**Inspirasi:** Brumley menceritakan bahwa inspirasi datang kepadanya saat ia sedang memetik kapas di ladang. Ia mendengar orang-orang menyanyikan lagu-lagu spiritual lama, dan dalam benaknya terlintas baris lirik: "I'll fly away, oh glory, I'll fly away." Tiba-tiba, ia melihat seekor burung terbang bebas di langit, dan gambaran itu semakin memperkuat idenya tentang kebebasan dan pelepasan dari kesulitan duniawi.
Dia duduk di bawah pohon pecan saat makan siang dan mulai menulis lirik dan melodi. Brumley ingin menulis lagu yang menggambarkan kerinduan akan kebebasan dari beban duniawi dan pengharapan akan kehidupan setelah kematian di surga. Ia merasa seperti terperangkap dalam kemiskinan dan kerja keras, dan gagasan tentang "terbang pergi" ke tempat yang lebih baik adalah pelipur lara yang sangat kuat.
**Pesan Lagu:** "I'll Fly Away" adalah lagu yang sangat optimis dan penuh pengharapan. Liriknya berbicara tentang suatu pagi yang cerah ketika kehidupan ini berakhir, dan jiwa akan "terbang pergi" seperti burung ke surga. Ini bukan tentang melarikan diri dari masalah, melainkan tentang keyakinan teguh pada janji Ilahi tentang rumah kekal.
**Dampak:** Lagu ini menjadi salah satu lagu gospel paling populer sepanjang masa dan sering disebut sebagai "lagu kebangsaan gospel". Ia meresap ke dalam budaya Amerika, dinyanyikan dalam berbagai gaya musik seperti bluegrass, country, folk, dan tentunya gospel. Popularitasnya bahkan semakin meningkat setelah menjadi bagian dari soundtrack film *O Brother, Where Art Thou?* pada tahun 2000.
**Mengapa Lagu Ini Resonansi Kuat:** "I'll Fly Away" merangkum sentimen umum yang dirasakan oleh banyak orang, terutama di masa sulit: kerinduan akan pelepasan dari penderitaan dan pengharapan akan sesuatu yang lebih baik di masa depan. Kesederhanaan lirik dan melodinya membuat lagu ini mudah dipelajari dan dinyanyikan oleh siapa saja, menjadikannya lagu yang abadi dan dicintai banyak orang.
---
### Kesimpulan Mengenai "Melewati Lembah Air Mata" / "I Cannot Find The Way Alone"
Meskipun Albert E. Brumley tidak secara spesifik menulis lagu dengan judul "Melewati Lembah Air Mata" atau "I Cannot Find The Way Alone," tema-tema yang terkandung dalam frasa tersebut—yaitu perjuangan, ketergantungan pada Tuhan, dan pengharapan di tengah kesulitan—sangat relevan dengan konteks musik gospel di era Brumley. Banyak lagu Brumley, seperti "I'll Fly Away", memberikan penghiburan dan prospek surga kepada mereka yang melewati "lembah air mata" kehidupan.
Mungkin merujuk pada lagu gospel lain yang memiliki tema serupa, atau mungkin terjemahan Indonesia dari himne yang berbeda. Namun, yang pasti, Brumley adalah seorang maestro yang lagu-lagunya memberikan harapan dan inspirasi bagi jutaan orang.
Tema "melewati lembah air mata" sendiri sangat umum dalam lagu-lagu rohani, sering kali merujuk pada Mazmur 23 tentang "lembah kekelaman" atau pengalaman hidup yang sulit dan penuh penderitaan. Frasa "I Cannot Find The Way Alone" juga merupakan sentimen umum dalam banyak himne yang mengungkapkan ketergantungan pada Tuhan di tengah kesulitan. Tidak ada satu lagu spesifik dengan judul persis itu yang secara luas diakui sebagai karya Brumley.
Mungkin ada kebingungan karena Brumley adalah penulis lagu rohani yang sangat produktif, dan banyak lagunya membawa pesan pengharapan di tengah perjuangan hidup. Untuk memberikan Anda informasi yang paling relevan, saya akan menceritakan kisah di balik **Albert E. Brumley** dan karyanya yang paling ikonik, **"I'll Fly Away"**, serta sedikit konteks dengan musik rohani era Brumley.
---
### Siapa Albert Edward Brumley?
Albert Edward Brumley (1905-1977) adalah seorang komposer dan penerbit lagu gospel Amerika yang legendaris. Lahir di Indian Territory (sekarang Oklahoma) dari keluarga petani miskin, Brumley tumbuh dengan musik rohani tradisional dan "shape-note singing" yang populer di wilayah selatan Amerika Serikat.
Pada usia muda, ia meninggalkan pertanian untuk belajar musik di Hartford Musical Institute di Arkansas, yang didirikan oleh E.M. Bartlett. Di sanalah ia mengasah bakatnya dalam menulis lagu. Gaya Brumley sangat khas: lirik yang sederhana namun mendalam, melodi yang mudah diingat, dan pesan yang langsung menyentuh hati. Lagu-lagunya seringkali berpusat pada tema surga, penebusan, dan pengharapan Kristen.
### Kisah di Balik Lagu "I'll Fly Away" (Karya Albert E. Brumley yang Paling Terkenal)
**Waktu Penulisan:** 1929, pada puncak Depresi Hebat di Amerika Serikat.
**Konteks Kehidupan Brumley:** Saat itu, Brumley adalah seorang pemuda miskin yang bekerja keras di ladang kapas di ladang ayahnya di Oklahoma. Kehidupan sangat sulit bagi banyak orang di Amerika, dan Brumley tidak terkecuali. Ia juga sedang berjuang secara finansial dan spiritual.
**Inspirasi:** Brumley menceritakan bahwa inspirasi datang kepadanya saat ia sedang memetik kapas di ladang. Ia mendengar orang-orang menyanyikan lagu-lagu spiritual lama, dan dalam benaknya terlintas baris lirik: "I'll fly away, oh glory, I'll fly away." Tiba-tiba, ia melihat seekor burung terbang bebas di langit, dan gambaran itu semakin memperkuat idenya tentang kebebasan dan pelepasan dari kesulitan duniawi.
Dia duduk di bawah pohon pecan saat makan siang dan mulai menulis lirik dan melodi. Brumley ingin menulis lagu yang menggambarkan kerinduan akan kebebasan dari beban duniawi dan pengharapan akan kehidupan setelah kematian di surga. Ia merasa seperti terperangkap dalam kemiskinan dan kerja keras, dan gagasan tentang "terbang pergi" ke tempat yang lebih baik adalah pelipur lara yang sangat kuat.
**Pesan Lagu:** "I'll Fly Away" adalah lagu yang sangat optimis dan penuh pengharapan. Liriknya berbicara tentang suatu pagi yang cerah ketika kehidupan ini berakhir, dan jiwa akan "terbang pergi" seperti burung ke surga. Ini bukan tentang melarikan diri dari masalah, melainkan tentang keyakinan teguh pada janji Ilahi tentang rumah kekal.
**Dampak:** Lagu ini menjadi salah satu lagu gospel paling populer sepanjang masa dan sering disebut sebagai "lagu kebangsaan gospel". Ia meresap ke dalam budaya Amerika, dinyanyikan dalam berbagai gaya musik seperti bluegrass, country, folk, dan tentunya gospel. Popularitasnya bahkan semakin meningkat setelah menjadi bagian dari soundtrack film *O Brother, Where Art Thou?* pada tahun 2000.
**Mengapa Lagu Ini Resonansi Kuat:** "I'll Fly Away" merangkum sentimen umum yang dirasakan oleh banyak orang, terutama di masa sulit: kerinduan akan pelepasan dari penderitaan dan pengharapan akan sesuatu yang lebih baik di masa depan. Kesederhanaan lirik dan melodinya membuat lagu ini mudah dipelajari dan dinyanyikan oleh siapa saja, menjadikannya lagu yang abadi dan dicintai banyak orang.
---
### Kesimpulan Mengenai "Melewati Lembah Air Mata" / "I Cannot Find The Way Alone"
Meskipun Albert E. Brumley tidak secara spesifik menulis lagu dengan judul "Melewati Lembah Air Mata" atau "I Cannot Find The Way Alone," tema-tema yang terkandung dalam frasa tersebut—yaitu perjuangan, ketergantungan pada Tuhan, dan pengharapan di tengah kesulitan—sangat relevan dengan konteks musik gospel di era Brumley. Banyak lagu Brumley, seperti "I'll Fly Away", memberikan penghiburan dan prospek surga kepada mereka yang melewati "lembah air mata" kehidupan.
Mungkin merujuk pada lagu gospel lain yang memiliki tema serupa, atau mungkin terjemahan Indonesia dari himne yang berbeda. Namun, yang pasti, Brumley adalah seorang maestro yang lagu-lagunya memberikan harapan dan inspirasi bagi jutaan orang.
Cross Reference
KK 648, NKB 173, GB 329
Melewati Lembah Air Mata
GB
Melewati Lembah Air Mata
KK
'Ku Tak Dapat Maju Sendiri
NKB
Sama Tema
Kidung Pangutusan
Ake'h Sruning Pasambat
KPJ
Apa Sira Ngupaya Inten
KPJ
Begja Sejati
KPJ
Bingaha, Sisaha, Gusti Kula Puji
KPJ
Dhawuhe' Gusti
KPJ
Dituhu Salamanya!
KPJ
Gusti Adhawuh
KPJ
Gusti Dedalema
KPJ
Gusti Mugi Nuntun Kawula
KPJ
Gusti Mugi Sampun Ngantos Nilar
KPJ
Gustimu Kepareng Mundhut
KPJ
Gusti Nuntun Lampah Kula
KPJ
Gusti Yesus Pangen Kula
KPJ
Gusti, Paduka Ngirid Lampah Kula
KPJ
Ing Jagad Kang Peteng
KPJ
Kawula Tinuntuna
KPJ
Kita Sami Tinimbalan
KPJ
Kula Kaparengna Caket Gusti
KPJ
Lamun Sira Sangsara
KPJ
Margi Sih Paduka
KPJ
Mugi Gusti Karsa Angutus
KPJ
Pra Abdining Gusti
KPJ
Pra Prajurite Gusti
KPJ
Sira Sumyaka
KPJ
Sumangga Makarya
KPJ
Sumangga Pra Kadang
KPJ
Tekading Manah Kawula
KPJ
Tiyang Pracaya Densamnya Samekta
KPJ