KPJ
Kula Samya Tetunggilan
Informasi Lagu
14
Nomor
Kode
KPJ 14
Buku
Kidung Pasamuwan Jawi
Metronom
75
Jumlah Bait
4 bait
Style
ChristmasWaltz
Cross Ref.
KK 2 , KJ 18, KC 341
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
4 bait
Kula samya tetunggilan, ngabekti mring Pangeran,
wit sinungan kacekapan wah bagas kasarasan
Reff
Kula tansah nggunggung Gusti lan ajrih asih yekti,
wit ing ayoming sihira sestu tentrem raharja.
Kula rinoban ing begja rinten-dalu tan kendhat,
ing lelampahan prasaja dalah srana mukjijat
Reff
Kula rinimat ing Gusti, sarta sagunging titah,
mangsa kang silih-gumanti, samukawis mung endah
Reff
Kawula nggih binerkahan lantaran mitra-kadang;
sumanaking pitepangan tan wonten memengsahan.
Reff
Slide Lirik
4 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
Lagu "Allah Hadir Bagi Kita" atau "God Is Here And That To Bless Us" adalah salah satu himne yang sangat dikenal dan dicintai, terutama dalam ibadah-ibadah yang menekankan kehadiran Roh Kudus dan berkat Tuhan. Kisah di balik lagu ini memiliki detail yang menarik mengenai penciptanya dan konteks zamannya.
**Koreksi Penting Mengenai Penulis:**
Perlu ditekankan bahwa lagu ini secara eksklusif diciptakan oleh **James Milton Black**, baik lirik maupun melodinya. John Robson Sweney, meskipun seorang komposer himne yang sangat terkenal dan prolifik di era yang sama, tidak terlibat dalam penciptaan lagu "God Is Here And That To Bless Us". Mungkin ada kebingungan karena Sweney dan Black adalah kontributor utama untuk buku-buku lagu gereja pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, dan karya-karya mereka sering muncul bersamaan. Namun, untuk himne ini, James Milton Black adalah satu-satunya pencipta.
---
**Kisah di Balik "God Is Here And That To Bless Us" (Allah Hadir Bagi Kita)**
**1. James Milton Black: Seorang Pelayan Gereja yang Berdedikasi**
Lahir pada tahun 1856, James Milton Black adalah seorang figur penting dalam dunia musik gereja Amerika pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Ia dikenal sebagai seorang editor musik, komposer, evangelis, dan guru Sekolah Minggu yang berdedikasi. Kehidupannya sepenuhnya diabdikan untuk pelayanan Kristen melalui musik. Black memiliki karir panjang sebagai editor di penerbitan musik gereja, di mana ia mengkurasi dan menyusun banyak koleksi himne dan lagu rohani. Pengalamannya dalam menyelenggarakan ibadah, khususnya pertemuan kebangunan rohani (revival meetings) dan Sekolah Minggu, memberinya pemahaman mendalam tentang jenis lagu yang dapat menyentuh hati jemaat dan memfasilitasi pengalaman rohani.
**2. Konteks Era Kebangunan Rohani (Revival Era)**
Era Black adalah masa kebangkitan rohani yang besar di Amerika Serikat. Pada waktu itu, gereja-gereja sangat aktif dalam mengadakan pertemuan-pertemuan kebangunan rohani dan camp meetings, di mana fokusnya adalah pertobatan, pembaharuan iman, dan pengalaman langsung akan kehadiran Tuhan. Lagu-lagu pujian yang sederhana, mudah dinyanyikan, dan memiliki pesan yang kuat sangat diminati untuk ibadah semacam ini. Mereka berfungsi sebagai alat untuk mempersatukan jemaat, membangkitkan emosi, dan memperdalam spiritualitas.
**3. Inspirasi dan Kelahiran Lagu (1898)**
Pada tahun 1898, James Milton Black menulis lagu "God Is Here And That To Bless Us". Inspirasinya datang dari keyakinan yang mendalam akan kehadiran Tuhan yang imanen dan keinginan-Nya yang tulus untuk memberkati umat-Nya. Black, sebagai seorang yang terlibat langsung dalam pelayanan gereja, sering menyaksikan orang-orang yang datang ke gereja dengan berbagai kebutuhan, keraguan, dan harapan akan perjumpaan pribadi dengan Tuhan.
Pesan utama lagu ini sangat lugas dan kuat: Tuhan tidak hanya ada di surga yang jauh, tetapi Ia hadir **di sini, saat ini**, di tengah-tengah kita, dan tujuan kehadiran-Nya adalah untuk **memberkati**. Ini adalah kekuatan afirmatif yang meyakinkan, sebuah pengumuman sukacita dan jaminan ilahi. Melodi lagu ini sederhana namun mengena, mudah diingat, dan liriknya langsung menyentuh hati.
**Lirik Asli (Bait Pertama dan Refrain):**
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*Send the answer to our prayer.*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*Send the answer to our prayer.*
(Biasanya bait yang lain akan menjelaskan mengapa Tuhan hadir dan apa yang Ia lakukan, seringkali dengan fokus pada pengampunan, Roh Kudus, dan keselamatan.)
**4. Pesan dan Dampak**
Lagu ini dengan cepat populer di kalangan gereja-gereja Protestan, terutama dalam tradisi injili dan karismatik, karena kemampuannya membangkitkan semangat iman dan keyakinan akan kuasa Tuhan yang bekerja. Pesannya yang berulang-ulang dan kuat menegaskan bahwa kita tidak perlu mencari Tuhan jauh-jauh atau meragukan kehadiran-Nya. Ia hadir sekarang, dan Ia datang dengan tujuan yang baik: untuk memberkati, untuk menjawab doa, untuk menyembuhkan, dan untuk membawa sukacita.
Dalam konteks pelayanan Black sebagai guru Sekolah Minggu, lagu ini juga sangat cocok untuk anak-anak, dengan melodi yang mudah dipelajari dan pesan yang jelas tentang Tuhan yang dekat dan penuh kasih.
**5. Warisan dan Terjemahan**
"God Is Here And That To Bless Us" telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa di seluruh dunia, termasuk bahasa Indonesia sebagai "Allah Hadir Bagi Kita". Transformasi ini telah menjadikannya himne favorit di banyak gereja di Indonesia, membawa pesan penghiburan, kekuatan, dan sukacita bagi ribuan orang. Lagu ini terus dinyanyikan dalam berbagai ibadah, kebaktian kebangunan rohani, retret, dan pertemuan doa, mengingatkan umat percaya akan janji Tuhan yang tak pernah berubah tentang kehadiran dan berkat-Nya.
Kisah di balik "Allah Hadir Bagi Kita" adalah kisah tentang iman seorang individu, James Milton Black, yang melalui bakat musiknya, berhasil menangkap dan mengkomunikasikan kebenaran universal tentang kehadiran kasih dan berkat Tuhan yang tak terbatas, sebuah pesan yang tetap relevan dan menginspirasi hingga hari ini.
**Koreksi Penting Mengenai Penulis:**
Perlu ditekankan bahwa lagu ini secara eksklusif diciptakan oleh **James Milton Black**, baik lirik maupun melodinya. John Robson Sweney, meskipun seorang komposer himne yang sangat terkenal dan prolifik di era yang sama, tidak terlibat dalam penciptaan lagu "God Is Here And That To Bless Us". Mungkin ada kebingungan karena Sweney dan Black adalah kontributor utama untuk buku-buku lagu gereja pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, dan karya-karya mereka sering muncul bersamaan. Namun, untuk himne ini, James Milton Black adalah satu-satunya pencipta.
---
**Kisah di Balik "God Is Here And That To Bless Us" (Allah Hadir Bagi Kita)**
**1. James Milton Black: Seorang Pelayan Gereja yang Berdedikasi**
Lahir pada tahun 1856, James Milton Black adalah seorang figur penting dalam dunia musik gereja Amerika pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Ia dikenal sebagai seorang editor musik, komposer, evangelis, dan guru Sekolah Minggu yang berdedikasi. Kehidupannya sepenuhnya diabdikan untuk pelayanan Kristen melalui musik. Black memiliki karir panjang sebagai editor di penerbitan musik gereja, di mana ia mengkurasi dan menyusun banyak koleksi himne dan lagu rohani. Pengalamannya dalam menyelenggarakan ibadah, khususnya pertemuan kebangunan rohani (revival meetings) dan Sekolah Minggu, memberinya pemahaman mendalam tentang jenis lagu yang dapat menyentuh hati jemaat dan memfasilitasi pengalaman rohani.
**2. Konteks Era Kebangunan Rohani (Revival Era)**
Era Black adalah masa kebangkitan rohani yang besar di Amerika Serikat. Pada waktu itu, gereja-gereja sangat aktif dalam mengadakan pertemuan-pertemuan kebangunan rohani dan camp meetings, di mana fokusnya adalah pertobatan, pembaharuan iman, dan pengalaman langsung akan kehadiran Tuhan. Lagu-lagu pujian yang sederhana, mudah dinyanyikan, dan memiliki pesan yang kuat sangat diminati untuk ibadah semacam ini. Mereka berfungsi sebagai alat untuk mempersatukan jemaat, membangkitkan emosi, dan memperdalam spiritualitas.
**3. Inspirasi dan Kelahiran Lagu (1898)**
Pada tahun 1898, James Milton Black menulis lagu "God Is Here And That To Bless Us". Inspirasinya datang dari keyakinan yang mendalam akan kehadiran Tuhan yang imanen dan keinginan-Nya yang tulus untuk memberkati umat-Nya. Black, sebagai seorang yang terlibat langsung dalam pelayanan gereja, sering menyaksikan orang-orang yang datang ke gereja dengan berbagai kebutuhan, keraguan, dan harapan akan perjumpaan pribadi dengan Tuhan.
Pesan utama lagu ini sangat lugas dan kuat: Tuhan tidak hanya ada di surga yang jauh, tetapi Ia hadir **di sini, saat ini**, di tengah-tengah kita, dan tujuan kehadiran-Nya adalah untuk **memberkati**. Ini adalah kekuatan afirmatif yang meyakinkan, sebuah pengumuman sukacita dan jaminan ilahi. Melodi lagu ini sederhana namun mengena, mudah diingat, dan liriknya langsung menyentuh hati.
**Lirik Asli (Bait Pertama dan Refrain):**
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*God is here, God is here, and that to bless us;*
*Send the answer to our prayer.*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*He is here, He is here, and that to bless us;*
*Send the answer to our prayer.*
(Biasanya bait yang lain akan menjelaskan mengapa Tuhan hadir dan apa yang Ia lakukan, seringkali dengan fokus pada pengampunan, Roh Kudus, dan keselamatan.)
**4. Pesan dan Dampak**
Lagu ini dengan cepat populer di kalangan gereja-gereja Protestan, terutama dalam tradisi injili dan karismatik, karena kemampuannya membangkitkan semangat iman dan keyakinan akan kuasa Tuhan yang bekerja. Pesannya yang berulang-ulang dan kuat menegaskan bahwa kita tidak perlu mencari Tuhan jauh-jauh atau meragukan kehadiran-Nya. Ia hadir sekarang, dan Ia datang dengan tujuan yang baik: untuk memberkati, untuk menjawab doa, untuk menyembuhkan, dan untuk membawa sukacita.
Dalam konteks pelayanan Black sebagai guru Sekolah Minggu, lagu ini juga sangat cocok untuk anak-anak, dengan melodi yang mudah dipelajari dan pesan yang jelas tentang Tuhan yang dekat dan penuh kasih.
**5. Warisan dan Terjemahan**
"God Is Here And That To Bless Us" telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa di seluruh dunia, termasuk bahasa Indonesia sebagai "Allah Hadir Bagi Kita". Transformasi ini telah menjadikannya himne favorit di banyak gereja di Indonesia, membawa pesan penghiburan, kekuatan, dan sukacita bagi ribuan orang. Lagu ini terus dinyanyikan dalam berbagai ibadah, kebaktian kebangunan rohani, retret, dan pertemuan doa, mengingatkan umat percaya akan janji Tuhan yang tak pernah berubah tentang kehadiran dan berkat-Nya.
Kisah di balik "Allah Hadir Bagi Kita" adalah kisah tentang iman seorang individu, James Milton Black, yang melalui bakat musiknya, berhasil menangkap dan mengkomunikasikan kebenaran universal tentang kehadiran kasih dan berkat Tuhan yang tak terbatas, sebuah pesan yang tetap relevan dan menginspirasi hingga hari ini.
Cross Reference
Sama Tema
Kidung Pamuji
Allah Iku Mahakwasa
KPJ
Allah Mahasuci
KPJ
Allah Mbabarken Kwasanya
KPJ
Dhuh Nyawaku, Sira Saosa Puji
KPJ
Dhuh Pang'ran
KPJ
Gusti Kang Murbeng Dumadi
KPJ
Gusti, Kawula Sowan
KPJ
Haleluya
KPJ
He, Sarupaning Pra Umat
KPJ
He Wong Salumahing Bumi
KPJ
Kula Ngaturken Sembah
KPJ
Kula Sami Kekempalan
KPJ
Kula Sami Kekempalan
KPJ
Kula Sami Sowan
KPJ
Kula Tumenga Mring Gusti
KPJ
Langit Tansah Nyariyosken
KPJ
Mugi Rawuha, Dhuh Gusti!
KPJ
Nyawaku, Pujinen Allah!
KPJ
Pamuji Konjuk Gusti
KPJ
Pangeran Mamulya
KPJ
Para Titah Sadaya Samya Ngrepekna
KPJ
Puji Konjuk Allah Rama
KPJ
Puji Mring Allah
KPJ
Pinujia Gusti Allah
KPJ
Pinuji Allah
KPJ
Pinuji Gusti
KPJ
Sakehing Titah Ing Bumi
KPJ
Suci, Suci, Suci
KPJ
Sumangga Sowan Gusti
KPJ
Swawi Pra Kadang
KPJ
Swawi Pra Suci Nyawiji
KPJ
Swawi Sami Muji Allah
KPJ
Swawi Ta Kanca Kula
KPJ
Ulukna Pamuji
KPJ