Informasi Lagu
747
Nomor
Do=F
Nada Dasar
Kode
KK 747
Buku
Kidung Keesaan
Nada Dasar
Do=F
Ketukan
4/4 ketuk
Metronom
90
Jumlah Bait
5 bait
Style
Live8Beat, LoveSong
Pencipta Lagu
John Willard Peterson (1954)
Pencipta Syair
Edith Margaret Clarkson (1954)
Penerjemah
Tim Nyanyian GKI (1990)
Cross Ref.
PKJ 182
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 5 bait
Kuutus 'kau mengabdi tanpa pamrih, berkarya tírus dengan hati teguh, meski dihina dan menanggung duka; Kuutus ëkau mengabdi bagiKu.
Kuutus 'kau membalut yang terluka, menolong jiwa sarat berkeluh, menanggung susah dan derita dunia, Kuutus ëkau berkorban bagiKu.
Kuutus 'kau kepada yang tersisih, karína hatinya dirundung sendu, sebatang kara, tanpa handai taulan, Kuutus ëkau membagi kasihKu.
Kuutus 'kau, tinggalkan ambisimu, padamkanlah segala nafsumu, namun berkaryalah dengan sesama. Kuutus 'kau; bersatulah teguh.
Kuutus 'kau mencari sesamamu yang hatinya tegar terbelenggu, ëtuk menyelami karya di Kalvari. Kuutus 'kau mengiring langkahKu. Coda: Karna Bapa mengutusKu, Kuutus kau
Slide Lirik 6 slide
Slide 1 — KK 747 1
Slide 2 — KK 747 2
Slide 3 — KK 747 3
Slide 4 — KK 747 4
Slide 5 — KK 747 5
Slide 6 — KK 747 6
Partitur / Not
Partitur Chord KK 747
Sejarah Lagu
Lagu "Kuutus 'Kau" atau dalam judul aslinya "So Send I You" adalah himne Kristen yang sangat kuat dan sering dinyanyikan, terutama dalam konteks misi dan pengabdian. Kisah di baliknya melibatkan kolaborasi inspiratif antara seorang penyair dan seorang komposer yang masing-masing membawa dimensi unik pada karya ini.

**Para Pencipta:**

1. **Lirik: Edith Margaret Clarkson (1900-1981)**
Edith Margaret Clarkson adalah seorang penyair dan penulis himne asal Inggris. Ia dikenal karena tulisannya yang mendalam, seringkali berfokus pada pengorbanan Kristus, panggilan untuk murid-murid-Nya, dan harga dari pelayanan yang sejati. Puisi-puisinya tidak hanya indah secara sastra, tetapi juga kaya akan makna teologis dan spiritual, menantang pembaca untuk merenungkan komitmen iman mereka.

2. **Musik: John Willard Peterson (1921-2006)**
John W. Peterson adalah salah satu komposer musik gospel Amerika yang paling produktif dan dihormati di abad ke-20. Ia menulis ratusan lagu, termasuk himne, lagu anak-anak, kantata, dan oratorio. Peterson dikenal karena kemampuannya menciptakan melodi yang indah, mudah diingat, dan sangat menyentuh hati, yang mampu mengangkat dan memperkuat pesan lirik. Ia juga seorang penerbit musik dan telah mendirikan beberapa perusahaan penerbitan.

**Kisah di Balik Lagu:**

Kisah "So Send I You" bermula dari sebuah puisi yang ditulis oleh Edith Margaret Clarkson. Seperti banyak karyanya, puisi ini adalah sebuah meditasi yang mendalam tentang perintah Yesus kepada murid-murid-Nya setelah kebangkitan-Nya, yang ditemukan dalam **Yohanes 20:21**: "Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."

Clarkson terpikat oleh kedalaman dan implikasi dari ayat ini. Ia tidak hanya melihatnya sebagai perintah sederhana, tetapi sebagai sebuah panggilan untuk mengidentifikasi diri secara total dengan misi Kristus sendiri – sebuah misi yang melibatkan pengorbanan, penderitaan, kasih tanpa syarat, dan kesediaan untuk meninggalkan kemuliaan demi melayani dunia yang terhilang.

**Melacak Pesan Lirik (Oleh Edith Margaret Clarkson):**

* **Ayat 1:** Lirik dimulai dengan merenungkan misi Yesus sendiri. "Tuhan Yesus t’lah tinggalkan surga mulia, Dia ke dunia penuh nista." (He went to a world of woe, with a lonely path to trod). Ini menggambarkan Yesus yang rela meninggalkan kenyamanan dan kemuliaan ilahi untuk memasuki dunia yang penuh dosa dan penderitaan, menanggung salib yang telah Ia ketahui akan datang. Ini adalah gambaran dari pengosongan diri Kristus (kenosis) dan pengorbanan-Nya sebagai teladan utama.

* **Ayat 2:** Kemudian, lirik beralih ke panggilan bagi para pengikut-Nya. "Kuutus 'kau, tuk pikul beban salib-Nya, tuk korban diri, 'tuk b'rikan s'galanya." (So send I you to sacrifice, your all to give). Ini adalah inti dari himne ini: bahwa panggilan untuk diutus bukanlah panggilan untuk kenyamanan atau popularitas, melainkan panggilan untuk meneladani pengorbanan Kristus. Ini berarti menghadapi cemoohan, kerugian, rasa sakit, dan bahkan kematian – sama seperti yang Yesus alami. Clarkson menekankan bahwa panggilan ini membutuhkan "memberikan segalanya" (giving all).

* **Ayat 3:** Meskipun panggilan ini menuntut pengorbanan yang besar, lirik memberikan penghiburan dan kekuatan melalui Roh Kudus. "Kuutus 'kau, dengan kuasa Roh Kudus, agar kau s’lalu menang." (So send I you, by grace made strong to triumph). Ini mengingatkan pada konteks Yohanes 20:22, di mana Yesus menghembusi murid-murid-Nya dan berkata, "Terimalah Roh Kudus." Panggilan untuk diutus tidak dilakukan dengan kekuatan sendiri, melainkan dengan kuasa ilahi yang memungkinkan kita untuk mengalahkan dosa dan menjadi saksi yang efektif. Kita diutus untuk membawa terang ke tempat-tempat gelap.

* **Refrain (Reff):** "Kuutus 'kau, tak sendiri, Roh Kudus menyertai..." (So send I you, to toil and to rest). Refrain ini adalah inti dari himne, pengulangan langsung dari perintah Yesus dan penegasan bahwa kita tidak sendiri dalam misi ini. Ini adalah panggilan pribadi yang menuntut respons.

**Musik Oleh John W. Peterson:**

Ketika John W. Peterson menemukan puisi Clarkson, ia segera menyadari kekuatan dan kedalaman pesannya. Sebagai seorang komposer yang peka terhadap ekspresi emosional dan spiritual melalui musik, Peterson merasa terdorong untuk memberikan melodi pada lirik yang begitu kuat ini.

Musik yang diciptakan Peterson untuk "So Send I You" adalah melodi yang penuh perasaan dan agung. Ia berhasil menangkap nuansa pengorbanan, kerendahan hati, dan otoritas ilahi yang terkandung dalam lirik Clarkson.

* **Melodi:** Melodi Peterson seringkali dimulai dengan nada yang agak kontemplatif dan serius, mencerminkan beratnya pengorbanan Kristus dan panggilan untuk murid-murid-Nya.
* **Harmoni:** Harmoni yang kaya dan berkembang membangun intensitas seiring dengan perkembangan lirik, mencapai klimaks pada bagian-bagian yang berbicara tentang kuasa Roh Kudus dan perintah "Kuutus 'Kau."
* **Ritme:** Ritme yang mantap dan khusyuk membuatnya cocok untuk dinyanyikan dalam ibadah atau dalam konteks misi, membangkitkan perasaan komitmen dan tekad.

**Pengaruh dan Warisan:**

Lagu "So Send I You" pertama kali diterbitkan pada tahun 1954 dan dengan cepat menjadi populer. Melalui kombinasi lirik yang mendalam dari Edith Margaret Clarkson dan melodi yang kuat dari John W. Peterson, lagu ini telah menginspirasi ribuan orang untuk menjawab panggilan misi Kristus.

Lagu ini sering dinyanyikan di kebaktian misi, konferensi, dan acara-acara yang berfokus pada penginjilan dan pelayanan. Pesannya yang timeless tentang pengorbanan diri, identifikasi dengan Kristus, dan pemberdayaan oleh Roh Kudus terus menantang dan menguatkan umat percaya di seluruh dunia.

Secara ringkas, "Kuutus 'Kau" adalah hasil dari sinergi sempurna antara puisi yang penuh makna dan melodi yang menggetarkan. Ia bukan hanya sebuah lagu, melainkan sebuah deklarasi teologis dan sebuah panggilan untuk tindakan, mengingatkan kita akan harga dari pemuridan dan janji penyertaan ilahi dalam setiap langkah misi.