KJ
Mari, Lihatlah Semua
Komt,verwondertu hier.mensen
Informasi Lagu
114
Nomor
Kode
KJ 114
Buku
Kidung Jemaat
Metronom
0
Cross Ref.
KK 188, MK 68
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
Mari, lihatlah semua tanda kasih Allahmu;
lihatlah harapan dunia dalam Bayi yang kudus!
Firman, namun tanpa kata, Tuan, namun tanpa hak,
Raja, namun tanpa takhta, Nur di malam yang gelap.
Lihat Dia, Yang Mulia, tidak diberi tempat.
Lihat Dia dalam lampin, bersahaja dan lemah
Yang menunggang sayap angin dan di sorga disembah.
Lihat Bayi ditidurkan, tidak sadar harkatNya,
Yang di sorga diluhurkan: Hikmat Allah yang baka!
Lihat Tuhan di palungan: Yang memangku semesta.
Bayi Yesus, ya Tuhanku dalam rupa yang lemah,
brilah daku itikadMu, brilah hati yang rendah.
Buat aku asuhanMu, suci oleh kurbanMu,
Bebas oleh tanggunganMu, Buat aku jadi baru,
Hidup oleh matiMu!
Slide Lirik
6 slide
Partitur / Not
Partitur chord belum tersedia
Sejarah Lagu
"Mari, Lihatlah Semua" adalah terjemahan dalam bahasa Indonesia dari nyanyian Natal tradisional Belanda yang sangat terkenal, berjudul asli **"Komt, verwonder u hier, mensen"**. Lagu ini adalah salah satu perbendaharaan lagu Natal Belanda yang paling dicintai dan memiliki sejarah serta makna yang mendalam.
Mari kita selami kisah detail di balik lagu ini:
### Judul dan Makna Dasar
* **Judul Asli:** "Komt, verwonder u hier, mensen"
* **Terjemahan Harfiah:** "Datanglah, kagumilah di sini, wahai manusia!" atau "Datanglah, saksikanlah keajaiban di sini, hai sekalian orang!"
* **Judul di Indonesia:** "Mari, Lihatlah Semua" sering digunakan, yang menangkap esensi ajakan untuk menyaksikan peristiwa Natal.
Inti dari lagu ini adalah ajakan kepada semua orang untuk datang dan menyaksikan, serta merenungkan keajaiban kelahiran Yesus Kristus di kandang yang sederhana di Betlehem. Ini adalah seruan untuk merasakan kekaguman, kerendahan hati, dan sukacita yang menyertai peristiwa suci tersebut.
### Asal-usul dan Sejarah
Seperti banyak lagu tradisional, khususnya lagu-lagu rakyat atau lagu gereja yang telah ada selama berabad-abad, penulis atau komposer asli dari "Komt, verwonder u hier, mensen" sebagian besar **tidak diketahui**. Ini adalah ciri khas dari lagu-lagu tradisional yang lahir dari tradisi lisan dan berkembang seiring waktu.
Namun, lagu ini diyakini berasal dari **akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19** di Belanda. Popularitasnya mulai meningkat ketika dimasukkan ke dalam koleksi lagu-lagu rohani. Salah satu publikasi penting yang membantu melestarikannya adalah koleksi berjudul **"Stichtelijken Gezangen" (Nyanyian-nyanyian Penuh Kebajikan)** yang disusun oleh **Matthias van Gestel** pada tahun **1827**. Van Gestel adalah seorang pendeta Katolik Roma dari Oirschot yang memiliki inisiatif untuk mengumpulkan dan mempublikasikan lagu-lagu rohani populer yang sering dinyanyikan oleh umat.
Fakta bahwa lagu ini muncul dalam koleksi Van Gestel menunjukkan bahwa ia sudah dikenal dan disukai di kalangan masyarakat pada masa itu, sebelum akhirnya diabadikan dalam bentuk cetak. Sejak saat itu, lagu ini terus diturunkan dari generasi ke generasi, menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Natal di Belanda.
### Analisis Lirik dan Makna
Lirik lagu "Komt, verwonder u hier, mensen" sangat sederhana namun memiliki kekuatan naratif dan emosional yang mendalam. Lagu ini membawa pendengar langsung ke suasana Natal yang pertama, dengan menekankan kontras antara keagungan peristiwa dan kerendahan hati latar belakangnya.
Mari kita lihat bait-bait umumnya:
**Bait 1:**
*Komt, verwonder u hier, mensen,*
*Hoe God zich aan u geeft.*
*In 't voederhuis van Bethlehem,*
*Als kind zo klein en teer.*
*(Terjemahan: Datanglah, kagumilah di sini, wahai manusia, bagaimana Tuhan menyerahkan diri-Nya kepadamu. Di kandang Betlehem, sebagai anak yang begitu kecil dan lembut.)*
* **Makna:** Bait pembuka ini adalah ajakan langsung. Inti dari kekaguman adalah bahwa Allah yang Maha Kuasa memilih untuk menunjukkan diri-Nya dalam wujud yang paling rentan dan rendah hati – seorang bayi, di tempat yang paling sederhana, sebuah kandang.
**Bait 2:**
*O, wat een wonder,*
*Gods Zoon, die ons bemint.*
*Een stal is Zijn geboorteplek,*
*Een kribbe Zijn bedje vindt.*
*(Terjemahan: Oh, betapa sebuah keajaiban, Putra Allah, yang mengasihi kita. Sebuah kandang adalah tempat kelahiran-Nya, sebuah palungan menjadi tempat tidur-Nya.)*
* **Makna:** Bait ini semakin menegaskan kontras antara identitas bayi (Putra Allah) dengan lingkungan-Nya (kandang dan palungan). Ini menyoroti kasih Allah yang rela merendahkan diri demi umat manusia. Ini adalah inti teologis dari lagu tersebut: Inkarnasi.
**Bait 3:**
*Maria, de reine maagd,*
*En Jozef, de vrome man,*
*Zij stonden naast het kribbetje,*
*En zagen het wonder aan.*
*(Terjemahan: Maria, perawan yang murni, dan Yusuf, pria yang saleh, mereka berdiri di samping palungan, dan menyaksikan keajaiban itu.)*
* **Makna:** Bait ini memperkenalkan sosok Maria dan Yusuf, menunjukkan kerendahan hati dan kesalehan mereka sebagai saksi pertama kelahiran Yesus. Bahkan bagi mereka, ini adalah sebuah "keajaiban" yang melampaui pemahaman.
**Bait 4:**
*De herders, op het veld,*
*Verlieten haastig hun kudde.*
*En vonden Jezus in de stal,*
*En brachten eer en hulde.*
*(Terjemahan: Para gembala, di padang, segera meninggalkan kawanan mereka. Dan menemukan Yesus di kandang, serta memberikan hormat dan pujian.)*
* **Makna:** Bait ini mengisahkan kedatangan para gembala, yang mewakili kaum sederhana dan biasa. Mereka adalah yang pertama menerima kabar baik dan datang untuk menyembah, menunjukkan bahwa pesan Natal adalah untuk semua orang, terutama yang berhati rendah.
### Melodi dan Gaya
Melodi lagu "Komt, verwonder u hier, mensen" sederhana, mudah diingat, dan sangat mudah dinyanyikan (singable). Ini adalah ciri khas dari lagu-lagu rakyat atau himne populer. Melodinya seringkali memiliki nuansa yang khidmat namun juga hangat, cocok untuk suasana Natal yang penuh perenungan dan sukacita yang tenang. Melodi ini tidak terlalu rumit, sehingga anak-anak pun dapat dengan mudah mempelajarinya dan ikut menyanyikan.
### Warisan dan Signifikansi Budaya
"Komt, verwonder u hier, mensen" telah menjadi bagian integral dari perayaan Natal di Belanda.
* **Dalam Gereja:** Lagu ini dinyanyikan dalam kebaktian gereja di seluruh denominasi Kristen Belanda.
* **Di Rumah:** Ini adalah salah satu lagu Natal yang sering dinyanyikan oleh keluarga di rumah, di samping pohon Natal.
* **Di Sekolah:** Anak-anak di sekolah sering belajar dan menyanyikan lagu ini sebagai bagian dari pendidikan mereka tentang Natal.
* **Pesan Universal:** Meskipun berasal dari konteks budaya Belanda, pesannya tentang kerendahan hati, keajaiban, dan kasih ilahi memiliki resonansi universal, memungkinkan lagu ini untuk diterjemahkan dan diterima di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Lagu ini bukan hanya sekadar nyanyian, melainkan sebuah undangan untuk kembali ke esensi Natal: sebuah peristiwa ilahi yang agung yang terjadi dalam kesederhanaan, membawa harapan dan kasih bagi seluruh umat manusia. "Mari, Lihatlah Semua" terus mengingatkan kita akan keindahan dan kerendahan hati dari kisah Natal yang pertama.
Mari kita selami kisah detail di balik lagu ini:
### Judul dan Makna Dasar
* **Judul Asli:** "Komt, verwonder u hier, mensen"
* **Terjemahan Harfiah:** "Datanglah, kagumilah di sini, wahai manusia!" atau "Datanglah, saksikanlah keajaiban di sini, hai sekalian orang!"
* **Judul di Indonesia:** "Mari, Lihatlah Semua" sering digunakan, yang menangkap esensi ajakan untuk menyaksikan peristiwa Natal.
Inti dari lagu ini adalah ajakan kepada semua orang untuk datang dan menyaksikan, serta merenungkan keajaiban kelahiran Yesus Kristus di kandang yang sederhana di Betlehem. Ini adalah seruan untuk merasakan kekaguman, kerendahan hati, dan sukacita yang menyertai peristiwa suci tersebut.
### Asal-usul dan Sejarah
Seperti banyak lagu tradisional, khususnya lagu-lagu rakyat atau lagu gereja yang telah ada selama berabad-abad, penulis atau komposer asli dari "Komt, verwonder u hier, mensen" sebagian besar **tidak diketahui**. Ini adalah ciri khas dari lagu-lagu tradisional yang lahir dari tradisi lisan dan berkembang seiring waktu.
Namun, lagu ini diyakini berasal dari **akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19** di Belanda. Popularitasnya mulai meningkat ketika dimasukkan ke dalam koleksi lagu-lagu rohani. Salah satu publikasi penting yang membantu melestarikannya adalah koleksi berjudul **"Stichtelijken Gezangen" (Nyanyian-nyanyian Penuh Kebajikan)** yang disusun oleh **Matthias van Gestel** pada tahun **1827**. Van Gestel adalah seorang pendeta Katolik Roma dari Oirschot yang memiliki inisiatif untuk mengumpulkan dan mempublikasikan lagu-lagu rohani populer yang sering dinyanyikan oleh umat.
Fakta bahwa lagu ini muncul dalam koleksi Van Gestel menunjukkan bahwa ia sudah dikenal dan disukai di kalangan masyarakat pada masa itu, sebelum akhirnya diabadikan dalam bentuk cetak. Sejak saat itu, lagu ini terus diturunkan dari generasi ke generasi, menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Natal di Belanda.
### Analisis Lirik dan Makna
Lirik lagu "Komt, verwonder u hier, mensen" sangat sederhana namun memiliki kekuatan naratif dan emosional yang mendalam. Lagu ini membawa pendengar langsung ke suasana Natal yang pertama, dengan menekankan kontras antara keagungan peristiwa dan kerendahan hati latar belakangnya.
Mari kita lihat bait-bait umumnya:
**Bait 1:**
*Komt, verwonder u hier, mensen,*
*Hoe God zich aan u geeft.*
*In 't voederhuis van Bethlehem,*
*Als kind zo klein en teer.*
*(Terjemahan: Datanglah, kagumilah di sini, wahai manusia, bagaimana Tuhan menyerahkan diri-Nya kepadamu. Di kandang Betlehem, sebagai anak yang begitu kecil dan lembut.)*
* **Makna:** Bait pembuka ini adalah ajakan langsung. Inti dari kekaguman adalah bahwa Allah yang Maha Kuasa memilih untuk menunjukkan diri-Nya dalam wujud yang paling rentan dan rendah hati – seorang bayi, di tempat yang paling sederhana, sebuah kandang.
**Bait 2:**
*O, wat een wonder,*
*Gods Zoon, die ons bemint.*
*Een stal is Zijn geboorteplek,*
*Een kribbe Zijn bedje vindt.*
*(Terjemahan: Oh, betapa sebuah keajaiban, Putra Allah, yang mengasihi kita. Sebuah kandang adalah tempat kelahiran-Nya, sebuah palungan menjadi tempat tidur-Nya.)*
* **Makna:** Bait ini semakin menegaskan kontras antara identitas bayi (Putra Allah) dengan lingkungan-Nya (kandang dan palungan). Ini menyoroti kasih Allah yang rela merendahkan diri demi umat manusia. Ini adalah inti teologis dari lagu tersebut: Inkarnasi.
**Bait 3:**
*Maria, de reine maagd,*
*En Jozef, de vrome man,*
*Zij stonden naast het kribbetje,*
*En zagen het wonder aan.*
*(Terjemahan: Maria, perawan yang murni, dan Yusuf, pria yang saleh, mereka berdiri di samping palungan, dan menyaksikan keajaiban itu.)*
* **Makna:** Bait ini memperkenalkan sosok Maria dan Yusuf, menunjukkan kerendahan hati dan kesalehan mereka sebagai saksi pertama kelahiran Yesus. Bahkan bagi mereka, ini adalah sebuah "keajaiban" yang melampaui pemahaman.
**Bait 4:**
*De herders, op het veld,*
*Verlieten haastig hun kudde.*
*En vonden Jezus in de stal,*
*En brachten eer en hulde.*
*(Terjemahan: Para gembala, di padang, segera meninggalkan kawanan mereka. Dan menemukan Yesus di kandang, serta memberikan hormat dan pujian.)*
* **Makna:** Bait ini mengisahkan kedatangan para gembala, yang mewakili kaum sederhana dan biasa. Mereka adalah yang pertama menerima kabar baik dan datang untuk menyembah, menunjukkan bahwa pesan Natal adalah untuk semua orang, terutama yang berhati rendah.
### Melodi dan Gaya
Melodi lagu "Komt, verwonder u hier, mensen" sederhana, mudah diingat, dan sangat mudah dinyanyikan (singable). Ini adalah ciri khas dari lagu-lagu rakyat atau himne populer. Melodinya seringkali memiliki nuansa yang khidmat namun juga hangat, cocok untuk suasana Natal yang penuh perenungan dan sukacita yang tenang. Melodi ini tidak terlalu rumit, sehingga anak-anak pun dapat dengan mudah mempelajarinya dan ikut menyanyikan.
### Warisan dan Signifikansi Budaya
"Komt, verwonder u hier, mensen" telah menjadi bagian integral dari perayaan Natal di Belanda.
* **Dalam Gereja:** Lagu ini dinyanyikan dalam kebaktian gereja di seluruh denominasi Kristen Belanda.
* **Di Rumah:** Ini adalah salah satu lagu Natal yang sering dinyanyikan oleh keluarga di rumah, di samping pohon Natal.
* **Di Sekolah:** Anak-anak di sekolah sering belajar dan menyanyikan lagu ini sebagai bagian dari pendidikan mereka tentang Natal.
* **Pesan Universal:** Meskipun berasal dari konteks budaya Belanda, pesannya tentang kerendahan hati, keajaiban, dan kasih ilahi memiliki resonansi universal, memungkinkan lagu ini untuk diterjemahkan dan diterima di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Lagu ini bukan hanya sekadar nyanyian, melainkan sebuah undangan untuk kembali ke esensi Natal: sebuah peristiwa ilahi yang agung yang terjadi dalam kesederhanaan, membawa harapan dan kasih bagi seluruh umat manusia. "Mari, Lihatlah Semua" terus mengingatkan kita akan keindahan dan kerendahan hati dari kisah Natal yang pertama.
Cross Reference
Sama Tema
Kelahiran Yesus dan Masa Natal
Malam Kudus
KJ
Tumbuhlah Tunas Baru
KJ
Hai Kota Mungil Betlehem
KJ
Gembala Waktu Malam G'lap
KJ
Gembala Waktu Malam G'lap
KJ
Di Malam Sunyi Bergema
KJ
Hai Malaikat Dari Sorga
KJ
Jauh Dari Sorga Datangku
KJ
Gita Sorga Bergema
KJ
Muliakanlah
KJ
Alam Raya Berkumandang
KJ
Di Dalam Palungan
KJ
Dengarlah Kidung
KJ
Hai Dengar Tembang Malaikat
KJ
Ya Anak Kecil
KJ
Bernyanyilah Merdu
KJ
Terbitlah dalam Kegelapan
KJ
Takhta Mulia di Tempat Baka
KJ
Hai Mari, Berhimpun
KJ
Di Betlehem T'lah Lahir Seorang Putera
KJ
Di Palungan Dibaringkan
KJ
Anak Maria dalam Palungan
KJ
Dalam Kota Raja Daud
KJ
Berlutut di PalunganMu
KJ
Yang Dipuji Kaum Gembala
KJ
Hai Anak Semua
KJ
Sungguh Mulia
KJ
Hai Dunia, Gembiralah
KJ
Hai, Siarkan di Gunung
KJ
Dunia Kedinginan
KJ
Anak yang Dijanji
KJ
S'lamat, S'lamat Datang
KJ
Siapakah Yang Menerima
KJ
Lahir Kristus di Dunia
KJ
Tiap Tahun Kembali
KJ
Kandang Domba Itu RumahNya
KJ