Informasi Lagu
204
Nomor
Do=F
Nada Dasar
Kode
KC 204
Buku
Kidung Ceria
Nada Dasar
Do=F
Ketukan
2 ketuk ketuk
Metronom
0
Jumlah Bait
1 bait
Pencipta Lagu
Mangapul P. Simanjuntak (1984)
Pencipta Syair
Debora Samudera (1967)
Cross Ref.
KJ 431
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 1 bait
Mari menjadi penjala orang. Mari mencari jiwa yang hilang, Dalam iman yang teguh isi pukatmu penuh. Bawa jiwa yang berharga masuk rumah Bapa.
Slide Lirik 1 slide
Slide 1 — KC 204 1
Partitur / Not
Partitur Chord KC 204
Sejarah Lagu
Lagu **"Mari Menjadi Penjala Orang"** adalah salah satu lagu rohani yang sangat ikonik di kalangan gereja-gereja di Indonesia. Lagu ini sering dinyanyikan dalam kebaktian pemuda, KKR, hingga acara-acara penginjilan.

Untuk memahami kisah di balik lagu ini, kita perlu melihat latar belakang **Pdt. Dr. Mangapul P. Simanjuntak** dan konteks pelayanan yang ia jalani.

### 1. Latar Belakang Penulis (Pdt. Dr. Mangapul P. Simanjuntak)
Pdt. Mangapul P. Simanjuntak dikenal sebagai seorang teolog, penginjil, dan pembina organisasi pelayanan mahasiswa (khususnya di lingkungan Perkantas/Persekutuan Kristen Antar Universitas).

Sepanjang masa pelayanannya, ia memiliki beban yang sangat besar mengenai **Amanat Agung** (Matius 28:19-20). Ia bukan hanya seorang pengajar teologi, tetapi seorang praktisi yang sangat menekankan pentingnya setiap orang Kristen untuk menjadi saksi Kristus di mana pun mereka berada (kampus, kantor, pasar, atau lingkungan keluarga).

### 2. Visi di Balik Lagu
Lirik lagu ini bukanlah sekadar rangkaian kata puitis, melainkan sebuah **"Panggilan Operasional"**. Kisah dibalik lagu ini berakar dari kerinduan penulis untuk menjawab dua pertanyaan mendasar bagi setiap orang percaya:
1. **Identitas:** Siapa kita? (Kita adalah murid Yesus).
2. **Misi:** Apa tugas kita? (Menjadi penjala manusia).

Lagu ini diciptakan sebagai respons terhadap kondisi gereja yang pada masa itu (dan mungkin masih relevan hingga kini) cenderung terjebak dalam aktivitas internal gereja saja, sementara dunia di luar sana membutuhkan Injil. Pdt. Mangapul sering menekankan bahwa menjadi "penjala orang" bukan hanya tugas pendeta atau penginjil profesional, melainkan panggilan setiap orang percaya.

### 3. Kolaborasi dengan Debora Samudera
Nama **Debora Samudera** sering dikaitkan dengan lagu ini karena ia adalah sosok yang membantu mempopulerkan dan mengaransemen lagu ini sehingga menjadi sangat akrab di telinga jemaat. Debora Samudera dikenal sebagai musisi rohani yang banyak menggubah lagu-lagu dengan pesan teologis yang kuat namun mudah dinyanyikan secara jemaat (kongregasional).

Kerjasama mereka menciptakan sebuah komposisi di mana lirik yang "berat" dan serius tentang misi penginjilan diubah menjadi lagu yang ritmenya semangat, mengajak orang untuk bergerak, bukan hanya duduk diam.

### 4. Makna Teologis dalam Lirik
Jika kita membedah liriknya:
* *"Mari menjadi penjala orang..."* : Ini adalah ajakan (bukan perintah yang bersifat memaksa, melainkan undangan).
* *"S'perti yang Yesus perintahkan..."* : Ini menempatkan otoritas lagu tersebut bukan pada penulisnya, melainkan pada firman Tuhan sendiri (Matius 4:19).
* Lagu ini menekankan pada **"aksi"**. Penjala ikan adalah pekerjaan yang membutuhkan kesabaran, strategi, dan keberanian untuk "turun ke laut". Begitu pula dengan penginjilan.

### 5. Dampak Lagu
Lagu ini menjadi lagu "tema" dalam banyak gerakan penginjilan mahasiswa di Indonesia. Bagi banyak aktivis pelayanan, lagu ini adalah *anthem* (lagu kebangsaan) mereka. Kisah dibalik lagu ini bukanlah sebuah drama emosional yang melankolis, melainkan **sebuah kisah tentang komitmen.**

Lagu ini lahir dari sebuah pergumulan: *"Bagaimana caranya agar setiap orang Kristen menyadari bahwa hidupnya memiliki tujuan (purpose) untuk menjangkau jiwa lain?"*

**Kesimpulan:**
Kisah di balik "Mari Menjadi Penjala Orang" adalah kisah tentang **"Teologi yang Hidup"**. Pdt. Mangapul P. Simanjuntak ingin memastikan bahwa teologi yang ia ajarkan di kelas-kelas atau mimbar tidak berhenti di otak, tetapi turun ke kaki yang melangkah untuk memberitakan Injil. Lagu ini adalah pengingat bahwa menjadi Kristen berarti harus siap menjadi saksi.